Insiden KA Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan KRL Dialihkan

bekasi timur
Sejumlah petugas Basarnas, relawan, dan personel gabungan melakukan evakuasi korban tabrakan Commuter Line di peron stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). FOTO : DOK. WARGA.

TIMETODAY.ID, BEKASI –  Insiden operasional kereta api (KA) di Stasiun Bekasi Timur, Senin (28/4/2026), menyebabkan sejumlah perjalanan KRL Commuter Line lintas Cikarang dialihkan dan mengalami perubahan pola operasi.

Gangguan tersebut melibatkan KA 5568A relasi Kampung Bandan-Cikarang. Hingga kini, proses penanganan masih dilakukan petugas di lokasi.

“Terdapat insiden operasional pada KA 5568A (Kampung Bandan-Cikarang) di Stasiun Bekasi Timur, saat ini dalam proses penanganan oleh petugas,” tulis KAI Commuter dalam keterangannya.

Advertisement

KAI Commuter mengimbau para pengguna mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi perusahaan.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Minta Optimalisasi Lahan PT KAI

Akibat kejadian itu, sejumlah perjalanan KRL dibatasi hanya sampai stasiun tertentu sebelum kembali ke arah sebaliknya.

KA 6066B relasi Kampung Bandan-Cikarang hanya berjalan sampai Stasiun Bekasi dan kembali sebagai KA 5191B relasi Bekasi-Kampung Bandan.

KA 5574 relasi Kampung Bandan-Bekasi hanya sampai Stasiun Cakung dan kembali sebagai KA 5583B relasi Cakung-Kampung Bandan.

KA 5170B relasi Kampung Bandan-Bekasi juga hanya beroperasi sampai Stasiun Cakung, lalu kembali sebagai KA 5189B relasi Cakung-Angke.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan di Jabodetabek Akhir Pekan Ini, Warga Diminta Siaga Payung

Sementara itu, KA 5174B dan KA 5176B relasi Kampung Bandan-Cikarang hanya sampai Stasiun Manggarai.

KA 5166B relasi Kampung Bandan-Cikarang hanya sampai Stasiun Bekasi dan kembali sebagai KA 5193B relasi Bekasi-Angke.

Adapun KA 5182B relasi Kampung Bandan-Cikarang hanya sampai Stasiun Jatinegara dan kembali sebagai KA 6085A relasi Jatinegara-Jakarta Kota.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jasa akibat gangguan perjalanan tersebut.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel