TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, mengusulkan penambahan fasilitas pendidikan tingkat menengah pertama di wilayahnya. Usulan ini muncul karena keterbatasan SMP negeri yang dinilai belum sebanding dengan jumlah penduduk setempat.
Lurah Katulampa, Deni Ramdhani, mengatakan saat ini wilayahnya yang berpenduduk 33.882 jiwa hanya memiliki satu SMP negeri. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan akses pendidikan bagi warga, terutama pada jenjang sekolah menengah pertama.
“Kurangnya sarana pendidikan tingkat menengah di wilayah Kelurahan Katulampa menjadi salah satu masalah yang harus segera dicarikan solusinya. Kami sangat membutuhkan penambahan fasilitas sekolah untuk mengakomodasi kebutuhan warga,” kata Deni dalam kegiatan media gathering bersama wartawan, Rabu (15/4/2026).
Deni menyebut, ketimpangan fasilitas pendidikan terlihat dari ketersediaan sekolah pada jenjang lain. Saat ini, Katulampa memiliki delapan sekolah dasar yang terdiri dari lima SD negeri dan tiga SD swasta, serta delapan Satuan PAUD Sejenis (SPS), tiga taman kanak-kanak (TK), dan tiga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Sementara itu, pada jenjang pendidikan menengah atas, terdapat lima SMA swasta dan tiga SMK swasta di wilayah tersebut. Namun, keterbatasan SMP negeri tetap menjadi perhatian utama pemerintah kelurahan.
Ia menambahkan, kebutuhan penambahan fasilitas pendidikan juga dipengaruhi luas wilayah Katulampa yang mencapai 4,625 kilometer persegi serta dinamika pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































