Arus Balik Lebaran Masih Berlangsung, Ribuan Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta

Arus balik Lebaran
Kakorlatas Polri Irjen Agus Suryonugroho.. Foto: Istimewa

TIMETODAY.ID, JAKARTA Arus balik Lebaran masih berlangsung dan belum sepenuhnya mereda. Agus Suryonugroho mengungkapkan, hingga saat ini masih ada sekitar 36 persen kendaraan dari wilayah Jawa yang belum kembali menuju Jakarta.

Menurutnya, dari total proyeksi sekitar 3,4 juta kendaraan saat arus balik, sebagian masih tertahan di berbagai jalur utama.

“Dari proyeksi arus balik sebanyak 3,4 juta kendaraan, saat ini masih tersisa sekitar 36 persen yang belum kembali,” ujar Agus, Jumat (27/3/2026).

Advertisement

Kondisi tersebut membuat kepadatan lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa masih cukup tinggi. Volume kendaraan yang terus mengalir menyebabkan perlambatan di sejumlah titik, terutama di area yang kerap menjadi lokasi singgah pemudik.

Baca Juga :  Salju Ekstrem Terjang Jepang, 30 Orang Tewas dalam Dua Pekan

Agus menjelaskan, salah satu titik rawan kepadatan terjadi di sekitar rest area. Aktivitas keluar-masuk kendaraan di lokasi tersebut memicu antrean dan memperlambat laju kendaraan di jalur utama.

“Sepanjang perjalanan masih terpantau padat, khususnya saat mendekati rest area. Tadi sempat terjadi perlambatan, namun petugas tetap berada di lapangan untuk mengatur arus dan memastikan rekayasa lalu lintas berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Luncurkan Unit Uji Berkala Kendaraan Bermotor Keliling dan 55 Motor Operasional Pengatur Lalu Lintas

Meski Operasi Ketupat telah resmi berakhir, Polri memastikan pengawasan tetap dilakukan melalui skema Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang masih akan bergerak menuju Jakarta dalam beberapa hari ke depan.

Dengan pengaturan lalu lintas yang terus dilakukan, diharapkan sisa arus balik dapat terurai secara bertahap dan perjalanan pemudik tetap aman serta lancar hingga tiba di tujuan.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel