Benarkah Menimbang Berat Badan Setelah Bangun Tidur Paling Akurat?

Menimbang berat badan
ilustrasi menibang berat badan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Menimbang berat badan sering kali menjadi rutinitas harian bagi mereka yang ingin memantau kondisi tubuh. Banyak sumber menyarankan agar pengukuran dilakukan pada pagi hari setelah bangun tidur dan buang air, karena dipercaya memberikan angka yang lebih akurat. Anjuran ini beredar luas di media sosial dan diskusi seputar diet maupun manajemen berat badan.

Mengutip Healthline, pagi hari dianggap waktu yang ideal karena tubuh dalam kondisi relatif stabil setelah istirahat semalaman. Menurut laman Cleveland Clinic, pengukuran sebaiknya dilakukan sebelum makan atau minum apapun.

“Kondisi ini memungkinkan timbangan menampilkan berat badan yang lebih representatif, karena tubuh telah mencerna asupan dari hari sebelumnya,” jelas ahli gizi Maxine Smith.

Advertisement

Selain itu, aktivitas fisik dan konsumsi makanan sepanjang hari memengaruhi berat badan sementara. Mengeluarkan kotoran, baik padat maupun cair, juga dapat menurunkan angka di timbangan secara terukur.

Baca Juga :  Minuman Manis Disorot, Menkes Jelaskan Fungsi Label Nutri-Level bagi Konsumen

Perlu dicatat, berat badan alami cenderung berubah sepanjang hari. Misalnya, sore atau malam hari biasanya lebih tinggi karena tubuh telah menerima asupan makanan dan cairan, sedangkan pagi hari cenderung berada di titik terendah.

Oleh karena itu, membandingkan angka pagi hari dengan sore hari sering kali tidak memberikan gambaran akurat.

Tips Menimbang Berat Badan dengan Akurat

Para ahli menekankan bahwa konsistensi lebih penting daripada waktu penimbangan itu sendiri. Jika seseorang memilih menimbang pada waktu tertentu, sebaiknya dilakukan setiap hari pada waktu yang sama.

Faktor lain seperti jenis timbangan, pakaian, dan permukaan tempat menimbang juga memengaruhi hasil.

Baca Juga :  Sikap Tubuh yang Membuatmu Terlihat Lebih Menarik dan Percaya Diri

Beberapa tips agar pengukuran lebih akurat antara lain:

  1. Gunakan timbangan yang sama setiap kali menimbang.
  2. Letakkan timbangan di permukaan keras dan rata.
  3. Kenakan pakaian yang sama atau bahkan tanpa pakaian saat menimbang.
  4. Berdiri tegak dengan distribusi berat merata pada kedua kaki.

Fluktuasi berat badan dari hari ke hari normal terjadi, dipengaruhi faktor seperti retensi cairan, konsumsi garam, siklus menstruasi, dan aktivitas fisik. Dalam beberapa hari, perubahan 1-2 kilogram bisa terjadi tanpa menandakan penambahan lemak.

Para ahli menekankan bahwa berat badan hanyalah salah satu indikator kesehatan. Pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan komposisi tubuh juga penting untuk dipantau.

Menimbang bisa menjadi alat untuk memonitor kondisi tubuh, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan menjaga kesehatan.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel