
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Persija Jakarta masih menjaga asa untuk meraih gelar juara Super League Indonesia musim 2025/2026. Dengan menyisakan 10 pertandingan, Macan Kemayoran bertekad memaksimalkan setiap laga agar tidak kehilangan poin lagi.
Hingga pekan ke-25, Persija berada di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 51 poin. Mereka tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang mengoleksi 57 poin, serta terpaut dua poin dari Borneo FC Samarinda di posisi kedua dengan 53 poin.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa manajemen tim telah melakukan berbagai perhitungan untuk melihat peluang mengejar ketertinggalan poin hingga akhir musim.
Ia menyebut perhitungan tersebut dibuat bersama Direktur Persija, Mohamad Prapanca, dengan memprediksi kemungkinan hasil di sisa pertandingan.
“Saya dengan Pak Panca membuat skema kira-kira bagaimana perjalanan sampai akhir musim. Mungkin kami menang di sini, di sana hasilnya seperti ini,” ujar Bambang Pamungkas dalam acara Ngopi Bareng Persija, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, persaingan di papan atas kemungkinan akan berlangsung sangat ketat hingga pekan terakhir kompetisi.
“Pada akhirnya di pekan ke-34 semuanya akan sangat tipis. Perbedaannya mungkin hanya satu atau dua poin saja menurut perkiraan kami,” jelasnya.
Karena itu, Persija menargetkan untuk tidak lagi kehilangan poin di sisa musim jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar.
“Catatan dari perhitungan itu adalah Persija tidak boleh lagi terpeleset dalam situasi apa pun. Artinya benar-benar tidak boleh kalah,” tegasnya.
Ambisi meraih gelar juga terlihat dari aktivitas transfer tim. Persija mendatangkan tujuh pemain baru yang terdiri dari tiga pemain asing dan empat pemain lokal.
Beberapa nama yang bergabung adalah pemain diaspora seperti Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, dan Shayne Pattynama. Selain itu, Persija juga merekrut pemain asing seperti Jean Motta, Alaaeddine Ajaraie, dan Paulo Ricardo, serta pemain lokal Fajar Fathurrahman.
Bambang menegaskan bahwa timnya kini hanya fokus pada performa sendiri tanpa terlalu memikirkan hasil yang diraih tim pesaing.
“Saya tidak ingin membahas tim lain. Kami hanya ingin fokus pada tim kami sendiri. Yang penting kami tidak boleh terpeleset dalam hal apa pun,” kata pria yang akrab disapa Bepe itu.
(MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































