Kapal Induk Raksasa Dikerahkan, Trump Kirim Sinyal Keras ke Iran

Trump
Kapal Induk Raksasa Dikerahkan, Trump Kirim Sinyal Keras ke Iran. Foto: VIA REUTERS/U.S. NAVAL FORCES CENTRAL COMMAN

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Donald Trump kembali meningkatkan tekanan militer terhadap Iran dengan mengumumkan pengiriman kapal induk tambahan ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini dilakukan di tengah berlangsungnya negosiasi terkait program nuklir Teheran yang masih menjadi sorotan internasional.

Trump menyampaikan bahwa kapal induk kedua milik Amerika Serikat akan segera diberangkatkan untuk memperkuat kehadiran militer Washington di kawasan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menanggapi laporan mengenai rencana pemindahan kapal induk USS Gerald R. Ford dari wilayah Karibia menuju Timur Tengah.

Advertisement

“Kapal itu akan segera berangkat,” kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat (13/2/2026) waktu setempat.

Ia juga menegaskan, pengerahan armada tambahan itu disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila perundingan tidak menghasilkan kesepakatan. “Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya,” cetusnya.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah Ganggu Perdagangan, Permintaan Sawit RI Mulai Turun

Kapal induk USS Gerald R. Ford dikenal sebagai kapal induk terbesar di dunia dan menjadi salah satu kekuatan utama armada militer Amerika Serikat.

Pengiriman kapal tersebut dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Washington terus mempertegas posisinya terhadap perkembangan program nuklir Iran.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah memulai pembicaraan tidak langsung mengenai masa depan program nuklir Teheran pada pekan lalu.

Trump bahkan sempat memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi “sangat traumatis” apabila gagal mencapai kesepakatan nuklir dengan Washington.

Sebelum rencana pengerahan USS Gerald R. Ford, Trump telah lebih dulu mengirim kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kapal-kapal perang pendukungnya ke wilayah Teluk Persia pada akhir bulan lalu.

Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap Iran terkait respons pemerintah Iran terhadap aksi protes anti-pemerintah.

Baca Juga :  Kabel Tiang Listrik di Kampung Gudang Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

USS Gerald R. Ford nantinya akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln setelah mendapatkan perintah dari pejabat Pentagon untuk bergerak dari lokasi penugasannya di Laut Karibia menuju kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, USS Gerald R. Ford sempat dikerahkan pada Juni lalu dan kemudian dialihkan ke Karibia sebagai bagian dari kampanye tekanan pemerintah Amerika Serikat terhadap Venezuela.

Menurut laporan media Amerika Serikat, sejumlah pesawat tempur dari kapal induk tersebut turut terlibat dalam operasi militer pada 3 Januari di Caracas yang berujung pada penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.

Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai berapa lama USS Gerald R. Ford maupun USS Abraham Lincoln akan ditempatkan di kawasan Timur Tengah, sementara situasi geopolitik di wilayah tersebut masih terus berkembang.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel