Pekerja Jembatan Leuwiranji Tewas, DPRD Kabupaten Bogor Pertanyakan Standar K3

Jembatan Leuwiranji
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi menilai tewasnya seorang pekerja proyek di Jembatan Leuwiranji, Kecamatan Gunung Sindur, Jawa Barat diduga akibat kelalaian perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, perusahaan harus bertanggung jawab apabila pekerja tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan pengaman saat bekerja di lokasi berisiko tinggi.

“Kalau kejadian seperti itu, berarti ada kelalaian dari pihak perusahaan. Perusahaan harus benar-benar bertanggung jawab terhadap korban, apalagi jika pekerja tidak menggunakan APD dan pengaman,” kata Ridwan kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Warung Madura Baju Kuning Bikin Geger TikTok, Netizen Auto Kepo

Dia menegaskan, peristiwa ini menjadi peringatan bagi seluruh pengusaha agar tidak mengabaikan aspek keselamatan kerja.

“Ini adalah suatu bentuk peringatan kepada pengusaha-pengusaha yang lain, bahwa alat K3 dan APD itu harus benar-benar safety menjaga hal-hal di kemudian hari,” ucapnya.

Ridwan menyebutkan, DPRD Kabupaten Bogor telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memanggil perusahaan yang bersangkutan.

Baca Juga :  DKP Kabupaten Bogor Bongkar Alasan Harga Beras Medium Dinaikkan Bapanas

“Intinya, kami Komisi IV nanti akan laporkan ke pimpinan agar perusahaan itu dipanggil, terutama dari hal pertanggungjawaban soal ketenagakerjaan,” tegasnya.

Ridwan juga mengingatkan bahwa banyak proyek konstruksi di wilayah Kabupaten Bogor yang berisiko tinggi. Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan K3 harus diperketat.

Sebelumnya diberitakan, seorang pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji terjatuh dan tenggelam ke Sungai Cisadane, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 20.40 WIB. Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel