TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banyak orang memilih langsung minum segelas air putih begitu bangun tidur. Selain untuk menghilangkan haus setelah semalaman tidak minum, kebiasaan ini juga membantu mengurangi rasa pahit yang kerap muncul di mulut pada pagi hari.
Pada dasarnya, mulut yang terasa agak kering setelah tidur merupakan kondisi yang normal karena produksi air liur menurun selama beberapa jam. Namun, jika rasa pahit muncul cukup kuat atau berlangsung terus-menerus, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya.
Berikut beberapa kondisi yang dapat memicu mulut terasa pahit saat bangun tidur.
1. Produksi Air Liur Menurun Saat Tidur
Selama tidur, tubuh menghasilkan air liur dalam jumlah lebih sedikit. Kondisi ini membuat mulut menjadi lebih kering sehingga bakteri lebih mudah berkembang dan memunculkan rasa pahit ketika bangun di pagi hari.
Mengonsumsi air putih setelah bangun tidur dapat membantu mengembalikan kelembapan rongga mulut sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
2. Kebiasaan Merokok
Merokok juga dapat memengaruhi indera pengecap dan meninggalkan rasa pahit atau tidak sedap di mulut, terutama setelah bangun tidur.
Mengurangi konsumsi rokok maupun produk tembakau dapat membantu mengurangi keluhan tersebut sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
3. Kebersihan Mulut Kurang Terjaga
Sisa makanan dan bakteri yang menumpuk di rongga mulut dapat menjadi penyebab rasa pahit pada pagi hari.
Karena itu, menjaga kebersihan gigi, lidah, dan gusi sangat penting. Menyikat gigi sebelum tidur dan setelah bangun tidur, serta menggunakan obat kumur bila diperlukan, dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau maupun rasa tidak sedap.
4. Asam Lambung Naik
Rasa pahit di mulut juga bisa berkaitan dengan refluks asam lambung atau penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD).
Saat asam lambung naik ke kerongkongan, cairan tersebut dapat meninggalkan sensasi pahit di mulut. Selain itu, penderita GERD biasanya juga mengalami rasa panas di dada atau ulu hati, terutama ketika berbaring.
5. Sedang Mengalami Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit, terutama yang disebabkan oleh infeksi seperti pilek atau sinusitis, juga dapat mengubah kemampuan indera pengecap.
Ketika tubuh mengalami infeksi, sistem kekebalan akan melepaskan berbagai protein yang berperan dalam proses peradangan. Respons ini diduga dapat meningkatkan sensitivitas terhadap rasa pahit sehingga mulut terasa tidak nyaman.
6. Infeksi pada Rongga Mulut atau Organ Lain
Infeksi jamur di mulut, sariawan, maupun infeksi pada lidah dapat menyebabkan munculnya rasa pahit yang disertai bercak putih pada permukaan lidah.
Selain itu, beberapa penyakit lain seperti infeksi ginjal maupun hepatitis juga dapat menimbulkan keluhan serupa sehingga perlu mendapatkan penanganan medis apabila disertai gejala lain.
7. Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon, terutama perubahan kadar estrogen dan progesteron, juga dapat memengaruhi kemampuan indera pengecap dalam mengenali rasa.
Kondisi ini membuat sebagian orang lebih sensitif terhadap rasa pahit, termasuk ketika bangun tidur.
Meski umumnya tidak berbahaya, rasa pahit di mulut yang terjadi terus-menerus, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti nyeri, demam, maupun kesulitan menelan sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti sekaligus mendapatkan penanganan yang sesuai.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































