
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Upaya memperkuat ketahanan nasional di era arus informasi yang serba cepat menjadi perhatian serius pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media massa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara.
Pesan tersebut disampaikan Djamari dalam acara Silaturahmi Media Nasional yang digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Dalam forum yang mempertemukan pemerintah dengan para pemimpin redaksi media nasional itu, Djamari menyoroti ancaman penyebaran informasi menyesatkan yang dinilai berpotensi memecah belah masyarakat.
“Jika kita bersinergi, akan lebih mudah membangun bangsa ini. Kita tidak boleh memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin melemahkan ketahanan nasional melalui informasi negatif,” ujar Djamari.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki peran strategis dalam meluruskan kabar bohong maupun fitnah yang beredar di ruang publik. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan pers dapat menjadi benteng penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Meski menekankan pentingnya persatuan, Djamari menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang kritik dari masyarakat maupun media. Ia memandang kritik sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat dan sarana evaluasi bagi jalannya pemerintahan.
“Tidak ada negara yang runtuh karena kritik; justru banyak yang menjadi kuat karena berani mendengar. Kritik adalah bentuk kepedulian masyarakat agar kekuasaan tetap berjalan di koridor yang benar,” tegas dia.
Pertemuan tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah Pemimpin Redaksi media nasional yang hadir. Mereka menilai komunikasi dua arah antara pemerintah dan pers menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas politik sekaligus memperkuat keamanan nasional.
Forum silaturahmi itu kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi secara berkelanjutan demi menciptakan ruang publik yang sehat dan konstruktif.
Acara tersebut turut dihadiri para pemimpin redaksi dari berbagai media arus utama, antara lain LKBN Antara, RRI, TV One, iNews TV, Kompas TV, Metro TV, Harian Kompas, Garuda TV, Nusantara TV, Detik.com, Tribun Network, Jawa Pos Group, Kumparan, dan Rakyat Merdeka. Hadir pula Wakil Menko Polkam Letjen TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta jajaran pejabat tinggi di lingkungan Kemenko Polkam.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































