TIMETODAY.ID, BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan menaruh harapan besar akan keselamatan dua warga Kabupaten Bogor yang menjadi korban dalam insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memantau perkembangan pencarian korban kecelakaan yang terjadi, Sabtu (17/01/2026) lalu.
Rudy menegaskan, pihaknya memilih untuk tetap optimistis mengingat belum ada kepastian resmi dari otoritas terkait mengenai kondisi terakhir para korban di lokasi kejadian.
“Kami pun masih berupaya, kami masih berpikir positif bersama-sama selama belum diketemukan, siapa tahu Tuhan punya rencana lain,” ujar Rudy, Selasa (20/1/2026).
Politisi Partai Gerindra tersebut mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pencarian membuahkan hasil yang baik dan para korban dapat ditemukan dalam keadaan hidup.
“Mudah-mudahan korban masih dalam kondisi sehat dan hidup. Hidup dan mati semua ada di tangan Allah SWT,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua warga Kabupaten Bogor yang terdaftar dalam manifes penerbangan tersebut adalah Esther Aprilita dan Dwi. Esther diketahui merupakan pramugari asal Kecamatan Caringin, sementara Dwi bertugas sebagai teknisi (engineering) pesawat yang tercatat sebagai warga Kecamatan Tajurhalang.
Saat ini, tim SAR gabungan dan pihak berwenang di Sulawesi Selatan masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi di lokasi jatuhnya pesawat.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































