TIMETODAY.ID, BOGOR – Angka pernikahan di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan pada periode 2024–2025. Kondisi ini berbanding terbalik dengan tren nasional yang justru menunjukkan penurunan angka pernikahan.
Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, H Syawaluddin Nasution mengatakan, angka pernikahan di wilayahnya tercatat naik sekitar 500 pasangan dalam satu tahun terakhir. Pada 2024, terdapat 30.286 pernikahan yang tercatat. Angka itu meningkat menjadi 30.730 pernikahan pada 2025.
“Kalau di Kabupaten Bogor tidak menurun, justru naik. Tahun 2024 tercatat 30.286 pernikahan, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 30.730 pernikahan,” kata Syawaluddin, Senin (19/1/2026).
Syawaluddin mengakui belum dapat merinci penyebab penurunan pernikahan di daerah lain karena keterbatasan akses data per kabupaten atau kota. Ia menyatakan kabupaten atau kota lain mengalami penurunan, sementara Kabupaten Bogor justru mengalami peningkatan meski tidak signifikan.
Kementerian Agama Kabupaten Bogor terus menggencarkan Gerakan Sadar Pencatatan Pernikahan (Gas Nikah) yang diluncurkan Kementerian Agama Republik Indonesia. Program tersebut disosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencatatan pernikahan.
“Kalau pernikahan tidak tercatat berarti tidak terdata. Karena itu, kita sosialisasikan bagaimana pentingnya pencatatan pernikahan,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Statistik Indonesia 2024, angka pernikahan nasional terus mengalami penurunan signifikan dan berada di titik terendah dalam sepuluh tahun terakhir. Pada 2023, jumlah pernikahan nasional hanya mencapai 1,4 juta pasangan, turun dari 1,577 juta pasangan pada 2022. Penurunan itu mencapai sekitar 128.000 pernikahan.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, penurunan mencapai hampir 29 persen atau menyusut sebanyak 632.791 pernikahan dibandingkan tahun 2014. Tren ini menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Kementerian Agama.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































