Performa Menurun, Leo/Bagas Masih Dievaluasi PBSI Jelang Asian Games 2026

Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana
Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana. Foto: dok. PBSI

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, menunjukkan tren penurunan performa beberapa bulan terakhir. Pelatih kepala ganda putra Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, menyoroti masalah chemistry di lapangan sebagai faktor utama penurunan itu.

Leo/Bagas sempat menjadi andalan ganda putra Tanah Air pada 2024, dengan salah satu prestasi terbaik mereka adalah menjuarai Korea Open 2024. Namun sejak itu, pencapaian mereka cenderung inkonsisten, dan pada 2025, torehan terbaik hanya runner up di All England.

Menurut Anton, kendala mereka tidak bersifat non-teknis atau motivasi. “Kalau jenuh sih saya rasa enggak ya, karena itu sudah pengalaman lah, cuma ya itu sedikit chemistry-nya, kayak mainnya itu kayak nggak nyambung,” ujarnya saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Advertisement
Baca Juga :  Proliga 2026 Kembali Bergulir, Persaingan Voli Nasional Kian Panas

Anton menjelaskan, dalam ganda putra, pasangan harus saling memahami gerakan lawan dan strategi masing-masing. “Kalau double kan misalnya saya maunya apa, kamu harus tahu lah, oh ini pasangan saya mau nge-chop nih, oh pasangan saya mau smes, kamu harus di depan lho, chemistry harus dapat, betul nggak? Iya kan. Kalau enggak, sendiri-sendiri. Nah, itu di situ chemistry-nya agak sedikit enggak menyatu, belum menyatu,” tambahnya.

Pelatih menegaskan, kondisi ini akan terus dievaluasi, terutama menjelang event besar Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028. “Ya perlu diperbaiki lah ya, perlu dilihat lagi, tetap kita akan evaluasi terus, kira-kira bisa sampai enggak. 2026 kan juga kita harus jaga-jaga dong. Kalau memang keadaannya Leo/Bagas enggak ada perubahan, ya masa kita mau teruskan. Harus diubah dong,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Inggris, Catat Tanggalnya!

Anton menekankan target hasil kompetisi jelas. Di level Super 300, Leo/Bagas diharapkan bisa meraih juara, sementara di level lebih tinggi minimal masuk semifinal atau final. “Ya pasti dong. Kayak dia main level 300, Thailand (Masters) main, targetnya pasti juara lah, realitas saja, ya kan. Masa mau target 8 besar,” tegas Anton.

PBSI berharap evaluasi ini bisa meningkatkan performa pasangan ganda putra andalan Indonesia sehingga siap bersaing di ajang-ajang bergengsi tahun ini.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel