
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Konsistensi menjadi kunci utama untuk merasakan manfaat dari latihan di gym. Tanpa perencanaan yang jelas, aktivitas olahraga kerap terhenti di tengah jalan karena tubuh kelelahan atau motivasi yang menurun. Karena itu, menyusun jadwal latihan mingguan dapat membantu menjaga ritme olahraga agar tetap efektif dan berkelanjutan.
Tak perlu rencana yang rumit, jadwal sederhana selama sepekan sudah cukup menjadi panduan. Berikut dua contoh jadwal gym dalam seminggu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, tingkat kebugaran, dan waktu luangmu.
Contoh Jadwal Gym dalam Seminggu Versi I
Jadwal ini cocok bagi kamu yang ingin rutin berlatih dengan pembagian otot yang lebih spesifik. Polanya terdiri dari lima hari latihan dan dua hari istirahat agar tubuh tetap punya waktu untuk pemulihan.
Hari ke-1: Dada
Latihan difokuskan pada otot dada (pectoralis major dan minor). Gerakan seperti push up, bench press, cable chest flys, hingga incline dumbbell press bisa dilakukan sebanyak 3 set dengan 10–12 repetisi.
Hari ke-2: Punggung dan otot inti
Latihan ini menyasar otot punggung sekaligus otot inti. Kombinasi pull up, lat pull-down, seated cable rows, dan ab crunches membantu memperkuat bagian belakang tubuh dan perut.
Hari ke-3: Istirahat
Gunakan hari ini untuk pemulihan. Aktivitas ringan seperti jalan kaki atau bersepeda santai bisa membantu menjaga tubuh tetap aktif tanpa membebani otot.
Hari ke-4: Bahu dan punggung atas
Latihan bahu membantu membentuk otot deltoid dan trapezius. Gerakan seperti shoulder press, reverse flies, hingga dumbbell shrugs bisa dilakukan dengan intensitas sedang.
Hari ke-5: Kaki
Latihan kaki menargetkan otot paha, bokong, hingga betis. Squat, deadlift, lunges, dan leg curls menjadi pilihan gerakan utama untuk membangun kekuatan tubuh bagian bawah.
Hari ke-6: Lengan
Fokus pada otot bisep dan trisep dengan gerakan seperti dumbbell curls, triceps push-down, preacher curls, dan skull crushers.
Hari ke-7: Istirahat
Hari ini dimanfaatkan untuk pemulihan penuh sebelum kembali memulai latihan pekan berikutnya.
Contoh Jadwal Gym dalam Seminggu Versi II
Bagi kamu yang menginginkan ritme latihan lebih santai, jadwal versi ini bisa menjadi alternatif. Pembagian latihan dibuat lebih fleksibel, tetapi tetap efektif untuk menjaga kebugaran.
Hari ke-1: Kardio
Latihan kardio seperti berjalan, joging, atau bersepeda selama sekitar 30 menit membantu meningkatkan stamina dan kesehatan jantung.
Hari ke-2: Tubuh bagian bawah
Latihan difokuskan pada kaki dan bokong dengan gerakan squat, lunges, deadlift, dan hip thrust untuk memperkuat otot bawah.
Hari ke-3: Tubuh bagian atas dan otot inti
Latihan bicep curl, chest press, dan tricep dip dikombinasikan dengan latihan inti seperti plank, crunch, dan Russian twist.
Hari ke-4: Istirahat dan pemulihan aktif
Hari ini digunakan untuk pemulihan dengan peregangan ringan agar otot tidak kaku dan membantu proses regenerasi.
Hari ke-5: Tubuh bagian bawah dan bokong
Latihan kembali difokuskan pada otot bokong dan paha belakang dengan kombinasi deadlift dan hip thrust.
Hari ke-6: Tubuh bagian atas
Latihan bahu dan punggung atas dilakukan dengan gerakan seperti lat pull-down, shoulder press, dan lateral raise.
Hari ke-7: Istirahat penuh
Tubuh diberi waktu untuk benar-benar beristirahat. Jika terasa kaku, yoga ringan bisa menjadi pilihan.
Kedua contoh jadwal gym ini ditujukan untuk tingkat kebugaran normal. Jika masih pemula, kamu bisa mengurangi intensitas dan jumlah latihan, lalu meningkatkannya secara bertahap seiring tubuh mulai terbiasa. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































