Tak Sekadar Santai, Ini Metode Jalan Kaki yang Efektif Turunkan Berat Badan

Jalan kaki
Jalan kaki tak lagi sekadar aktivitas santai, berbagai metodenya terbukti efektif membantu membakar kalori dan menurunkan berat badan. ilustrasi seseorang berjalan kaki (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Jalan kaki kerap dianggap sebagai olahraga ringan yang hasilnya minim. Padahal, jika dilakukan dengan metode yang tepat, aktivitas sederhana ini bisa membantu membakar kalori dan menurunkan berat badan secara efektif.

Beragam metode jalan kaki kini banyak diterapkan karena dinilai mampu meningkatkan intensitas latihan tanpa harus melakukan gerakan berat. Mulai dari mengatur kecepatan, kemiringan, hingga interval waktu, semua bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh. Bahkan, latihan ini bisa dilakukan di rumah menggunakan treadmill.

Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan dilakukan secara rutin, jalan kaki dapat menjadi pilihan olahraga yang aman dan berkelanjutan untuk mencapai tubuh ideal.

Advertisement

Brisk Walking

Brisk walking atau jalan cepat merupakan olahraga aerobik intensitas sedang. Metode ini dilakukan dengan kecepatan sekitar 7 km per jam atau 4,5 mil per jam.

Agar hasilnya optimal, brisk walking dianjurkan dilakukan selama 30 menit setiap hari. Selain membantu pembakaran kalori, metode ini juga bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes, terutama jika dibarengi pola makan sehat.

Baca Juga :  Diet Viral 2025 Banyak Menuai Sorotan, Janji Instan yang Berisiko bagi Kesehatan

Incline Walking

Incline walking adalah metode berjalan di permukaan menanjak. Tidak harus medan ekstrem, menambahkan sedikit kemiringan pada rute jalan atau treadmill sudah cukup meningkatkan pembakaran kalori.

Jika berjalan di luar ruangan, kamu bisa memilih rute yang berbukit. Sementara di treadmill, atur sudut kemiringan sesuai kemampuan dan kombinasikan dengan kecepatan yang stabil agar latihan tetap aman dan efektif.

Treadmill 12-3-30

Metode 12-3-30 cukup populer karena mudah diterapkan dan efektif membakar kalori. Latihan ini dilakukan dengan mengatur treadmill pada kemiringan 12 derajat, kecepatan 3 mil per jam (sekitar 4,8 km per jam), selama 30 menit.

Kombinasi antara jalan cepat dan kemiringan ini cocok bagi kamu yang ingin meningkatkan intensitas latihan tanpa harus berlari.

Baca Juga :  IWT, Metode Jalan Kaki Ala Jepang yang Terbukti Tingkatkan Kesehatan

Interval Walking

Interval walking mengombinasikan jalan cepat dan jalan sedang dalam durasi tertentu. Latihan dimulai dengan pemanasan 5 menit, lalu dilanjutkan dengan 30 detik jalan cepat dan 2 menit 30 detik jalan sedang.

Pola ini diulang sebanyak beberapa kali sebelum ditutup dengan pendinginan. Metode interval membantu meningkatkan pembakaran kalori sekaligus melatih daya tahan tubuh.

Nordic Walking

Nordic walking dilakukan dengan bantuan sepasang tongkat khusus yang melibatkan otot tubuh bagian atas. Meski ritmenya mirip jalan kaki biasa, penggunaan tongkat membuat lebih banyak otot bekerja.

Metode ini menargetkan otot dada, bahu, dan lengan, sehingga pembakaran kalori bisa meningkat hingga 18–67 persen dibanding jalan kaki biasa.

Dengan memilih metode yang sesuai dan melakukannya secara rutin, jalan kaki bisa menjadi olahraga sederhana yang memberi hasil maksimal. Pastikan juga menerapkan teknik yang benar agar manfaatnya semakin optimal. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel