TIMETODAY.ID, JAKARTA — Hujan belakangan ini kerap turun tanpa mengenal waktu, mulai pagi, siang, hingga malam hari. Bahkan, dalam beberapa kondisi hujan dapat berlangsung hampir seharian. Situasi ini membuat pemilik rumah perlu lebih waspada, terutama terhadap potensi kebocoran atap yang kerap muncul saat musim hujan tiba.
Masalah atap bocor sebaiknya tidak dianggap sepele. Selain mengganggu kenyamanan, kebocoran yang dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan kerusakan lebih parah. Dalam sejumlah kasus, air yang terus merembes bahkan membuat atap jebol dan alirannya menyerupai air terjun di dalam rumah.
Untuk mencegah hal tersebut, pemilik rumah disarankan melakukan pengecekan secara berkala guna mengetahui titik kebocoran sejak dini. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sendiri, sebelum menentukan langkah perbaikan yang tepat. Menunda perbaikan justru berisiko memperbesar kerusakan.
Mengutip Angi, terdapat beberapa titik penting di rumah yang perlu diperiksa untuk mendeteksi kebocoran atap.
- Noda pada langit-langit
Plafon atau langit-langit menjadi indikator paling jelas jika terjadi kebocoran. Tanda-tandanya berupa bercak air dengan pinggiran berwarna putih atau kecoklatan. Polanya menyerupai bekas kain yang basah terkena air dan biasanya muncul di area tertentu. - Kondisi talang air
Tidak sedikit kasus kebocoran terjadi meski atap terlihat baik-baik saja. Penyebabnya kerap berasal dari talang air yang tersumbat. Talang yang seharusnya menyalurkan air hujan ke bawah justru meluap, sehingga air merembes ke celah-celah yang tidak semestinya. - Tingkat kelembapan rumah
Kelembapan berlebih di dalam rumah juga bisa menjadi tanda adanya kebocoran. Untuk itu, penggunaan alat pengukur kelembapan dapat membantu mendeteksi kondisi ini sekaligus menyerap udara lembap. - Menyiram atap dengan selang air
Sebagai langkah pembuktian, atap dapat disiram dengan air dalam jumlah cukup selama beberapa waktu. Perhatikan apakah muncul suara tetesan air, rembesan di plafon, atau noda baru di langit-langit. Metode ini lebih mudah diterapkan pada atap datar. Untuk atap miring, penyemprotan bisa dilakukan dengan keran bertekanan, sementara orang lain memantau kondisi dari dalam rumah.
Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu pemilik rumah mengenali kebocoran lebih awal. Dengan deteksi dini, risiko kerusakan yang lebih besar saat musim hujan dapat dihindari.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































