
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemekaran Kabupaten Bogor Barat kini memasuki tahap Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) setelah perjuangan lebih dari tiga dekade. Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan penyelesaian administrasi dan pembebasan lahan pada 2026, pembangunan infrastruktur pemerintahan pada 2027, hingga beroperasinya pusat pelayanan publik pada 2028.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, pemekaran hanya dapat terwujud bila dijalankan secara terukur dan berbasis kesiapan nyata.
“Kalau kita benar-benar ingin Kabupaten Bogor Barat mekar, kuncinya hanya satu, yaitu kebersamaan. Jangan membawa warna partai atau golongan,” katanya, saat membuka Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) di Gedung SBS Premier Venue, Rabu (17/12/2025).
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengajukan permohonan lahan calon ibu kota kepada PTPN pada Agustus 2025. Permohonan itu pada prinsipnya telah disetujui pada November 2025. Lokasi ibu kota tetap direncanakan di Kecamatan Cigudeg, sesuai kajian tokoh Bogor Barat sebelumnya.
Rudy memaparkan, dalam sepuluh bulan kepemimpinannya, ratusan miliar rupiah dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur wilayah Barat. Termasuk pembangunan akses jalan Malasari hingga perbatasan Sukabumi yang selama puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan.
“Infrastruktur Bogor Barat kami siapkan sekarang, bukan tahun depan,” ujarnya.
Ketua Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) Yana Nurheryana menilai, pembangunan di Nanggung dan Malasari yang dimulai tahun 2025 menjadi bukti konkret perhatian pemerintah daerah.
“Selama bertahun-tahun wilayah Nanggung dan Malasari nyaris tidak tersentuh pembangunan. Hari ini kami melihat bukti nyata,” katanya.
Yana berharap aspirasi wilayah Bogor Barat terus diperjuangkan hingga tingkat pemerintah pusat agar pembangunan dapat berlanjut dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Editor : B. Supriyadi
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































