Cegah Bisul dengan Tips Kebersihan dan Pola Hidup Sehat

Bisul
ilustrasi bisul.Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Bisul merupakan infeksi kulit yang muncul akibat bakteri menyerang akar rambut atau kelenjar keringat, terutama di area yang lembap. Meski tampak sepele, bisul bisa menimbulkan rasa nyeri dan pembengkakan, bahkan berkembang menjadi infeksi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, mengetahui cara mencegah bisul sejak awal menjadi penting.

Dikutip dari Alodokter, berikut enam langkah yang bisa dilakukan:

  1. Menjaga kebersihan kulit
    Membersihkan kulit secara rutin adalah kunci mencegah bakteri penyebab bisul berkembang. Setelah beraktivitas atau berkeringat, cucilah area kulit dengan sabun lembut dan air mengalir. Pastikan bagian tubuh yang sering tertutup, seperti ketiak, lipatan paha, dan leher, dibersihkan. Setelah mandi, keringkan kulit dengan handuk bersih.
  2. Segera obati luka kecil
    Luka gores, lecet, atau gigitan serangga bisa menjadi jalan masuk bakteri. Bersihkan dengan air mengalir dan sabun lembut, lalu tutup dengan plester atau perban steril. Periksa luka secara berkala dan ganti balutan jika basah atau kotor.
  3. Hindari memencet atau menggaruk kulit yang kemerahan
    Kulit yang mulai memerah menandakan bisul baru akan tumbuh. Jangan memencet atau menggaruk area tersebut, karena bisa memperparah infeksi. Alih-alih digaruk, kompres dengan kain hangat bila terasa gatal.
  4. Jangan berbagi barang pribadi
    Handuk, pakaian, atau alat cukur sebaiknya digunakan secara eksklusif. Bakteri penyebab bisul bisa berpindah melalui kontak tidak langsung, sehingga penggunaan barang pribadi bersama orang lain berisiko menular.
  5. Pakai pakaian longgar dan menyerap keringat
    Pilih bahan lembut seperti katun yang longgar dan mudah menyerap keringat. Pakaian ketat atau tidak menyerap keringat meningkatkan gesekan dan kelembapan di kulit, membuatnya lebih rentan iritasi dan infeksi.
  6. Kontrol kondisi kesehatan kronis
    Penyakit kronis, seperti diabetes atau gangguan imun, meningkatkan risiko bisul. Pantau kondisi kesehatan secara rutin, minum obat sesuai anjuran dokter, dan jaga daya tahan tubuh tetap stabil.
Baca Juga :  Ikan Air Tawar Tinggi Omega-3 yang Bikin Tubuh Sehat, Kantong Aman

Secara umum, mencegah bisul bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit dan menjalani pola hidup sehat. Penggunaan salep antibiotik atau bahan alami seperti minyak kelapa dan tea tree oil belum terbukti efektif mencegah bisul.

Advertisement
Baca Juga :  Masih Takut Bisulan karena Telur? Yuk, Bongkar Mitos dan Cek Faktanya!

Jika muncul tanda-tanda bisul, seperti benjolan kemerahan, nyeri, atau terasa hangat, segera konsultasikan ke dokter agar infeksi tidak berkembang lebih parah. Hindari penggunaan bahan herbal tanpa saran medis, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif atau riwayat alergi.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel