Pelatihan Digital WhatsApp dan UKMINDONESIA.ID Dorong Ribuan UMKM Siap Bersaing di Era Pasar Online

UKMINDONESIA.ID
Para peserta pelatihan UMKM Tangguh mengikuti sesi pemanfaatan WhatsApp Business di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. ( Dok / popbela.com )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Bagaimana jika ribuan UMKM lokal mampu memaksimalkan teknologi digital untuk memperluas pasar mereka? Pertanyaan itu terjawab di Jakarta saat WhatsApp dan UKMINDONESIA.ID resmi menutup rangkaian pelatihan adopsi digital di tiga kota, dengan dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan RI.

Penutupan program ini sekaligus menghadirkan Pasar Jajan WhatsApp, sebuah pop-up market yang menampilkan UMKM kuliner terkurasi dan langsung diserbu masyarakat. Antusiasme pengunjung mencerminkan besarnya peluang UMKM jika diberikan ruang, akses, dan literasi digital yang tepat.

Selain pelatihan tatap muka, Buku Saku UMKM Tangguh juga didistribusikan melalui berbagai kanal digital, dan telah menjangkau hampir 10.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Sesi penutup yang dihadiri 100 peserta ini menandai semakin kuatnya semangat transformasi digital di kalangan pelaku usaha kecil.

Advertisement

Dukungan Pemerintah untuk Percepatan Digitalisasi UMKM

Program edukasi Buku Saku UMKM Tangguh: Bertahan dan Bertumbuh Menghadapi Tantangan hadir sebagai respons terhadap meningkatnya tantangan bisnis yang dihadapi UMKM, mulai dari persaingan ketat, risiko bencana, hingga melemahnya daya beli konsumen.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kasus Dugaan Pungli Ojek Pangkalan di Puncak Bogor 

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, memberikan apresiasinya terhadap upaya WhatsApp dan UKMINDONESIA.ID.

“Saya mengapresiasi inisiatif Meta Indonesia dalam menghadirkan Buku Saku UMKM Tangguh serta Pasar Jajan WhatsApp sebagai langkah nyata pendampingan UMKM. Upaya ini sejalan dengan komitmen Kemendag untuk mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan media sosial dan aplikasi pesan sebagai etalase digital,” ujar Budi Santoso dalam acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Rabu (3/12/2025).

Dukungan pemerintah ini menjadi dorongan moral sekaligus penguatan kebijakan agar UMKM semakin percaya diri beradaptasi dan masuk ke pasar digital.

WhatsApp Business Bantu UMKM Bertumbuh Lewat Fitur Praktis

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan memanfaatkan fitur WhatsApp Business seperti Katalog Produk, Balasan Cepat, Status, hingga Iklan yang Mengarahkan ke WhatsApp. Fitur-fitur ini memudahkan UMKM memberikan layanan cepat, efisien, dan personal kepada pelanggan.

Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, menegaskan peran penting alat digital bagi UMKM.

Baca Juga :  Jakarta IP Market 2025 Resmi Dibuka, Jadi Pusat Pertemuan Kreator hingga Brand Global

“Kami bangga dapat membantu lebih dari 700 UMKM melalui pelatihan online dan offline agar mereka dapat memperluas jangkauan pasar,” jelasnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa teknologi sederhana sekalipun dapat memberi dampak besar jika dimanfaatkan secara tepat.

Pasar Jajan WhatsApp: Mendekatkan UMKM dengan Konsumen

Tak hanya pelatihan, WhatsApp juga menghadirkan Pasar Jajan WhatsApp, pop-up market yang menghadirkan 10 UMKM kuliner terkurasi di Taman Ismail Marzuki.

Mulai dari sambal pedas APB Sambal, kopi dari Kopi Hitman Hitam Manis, hingga camilan sehat Healthree acara ini disambut meriah oleh masyarakat yang ingin mencicipi produk lokal sekaligus mendukung usaha kecil.

Melalui pelatihan digital, pop-up market, dan materi edukasi yang mudah dijangkau, kolaborasi WhatsApp, UKMINDONESIA.ID, dan Kementerian Perdagangan RI menjadi bukti bahwa transformasi digital UMKM kini semakin inklusif. Dengan dukungan pemerintah dan pemanfaatan teknologi yang tepat, UMKM Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bertahan, berkembang, dan bersaing di pasar yang terus berubah. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : popbela.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel