Biar Tulang Kuat dan Imun Optimal, Penuhi Vitamin D Lewat 6 Makanan Berikut

vitamin D
ilustrasi vitamin D. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kadar vitamin D yang rendah dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh. Vitamin ini berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan fosfor agar tulang tetap kuat, sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Kekurangan vitamin D dalam darah meningkatkan risiko defisiensi, sementara kebutuhan vitamin D harian yang dianjurkan sekitar 10 mikrogram.

Tak hanya dari suplemen, asupan vitamin D bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari. Sejumlah bahan pangan ternyata memiliki kandungan vitamin D yang cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan harian. Melansir British Heart Foundation, berikut enam di antaranya:

Advertisement
  1. Ikan Berminyak
    Herring, mackerel, salmon, hingga sarden masuk dalam kelompok ikan berminyak yang kaya vitamin D dan omega-3—kombinasi yang baik untuk jantung. Tuna memang tidak tergolong ikan berminyak karena kandungan omega-3 lebih rendah, namun 100 gram tuna panggang tetap menyediakan sekitar 3,1 mikrogram vitamin D.
  2. Jamur
    Jamur yang terpapar sinar ultraviolet (UV) selama proses pertumbuhan dapat menjadi sumber vitamin D alami. Satu porsi jamur jenis ini bahkan mampu memenuhi lebih dari kebutuhan harian yang direkomendasikan.
  3. Telur
    Kuning telur menjadi bagian yang kaya vitamin D. Dalam satu butir telur terdapat sekitar 1,7 mikrogram atau setara 68 IU vitamin D. Mudah ditemui, mudah diolah, dan bisa dikonsumsi setiap hari dalam batas wajar.
  4. Hati
    Hati domba juga mengandung vitamin D, meski jumlahnya tergolong rendah, kurang dari 1 mikrogram per 100 gram. Namun perlu dicatat, hati memiliki kandungan vitamin A cukup tinggi dan tidak dianjurkan bagi ibu hamil jika dikonsumsi berlebihan.
  5. Daging Merah
    Sapi, domba, dan babi menyumbang sedikit vitamin D namun tetap bisa menjadi opsi tambahan sumber gizi. Konsumsi daging merah disarankan tidak lebih dari 70 gram per hari karena asupan berlebih dapat meningkatkan risiko kanker usus dan kolesterol tinggi. Pilihan daging tanpa lemak lebih disarankan.***
Baca Juga :  Panduan Memilih Ikan Laut Sehat yang Aman untuk Keluarga

Editor : Syafira

Sumber : CNBCIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel