
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kementerian Haji (Kemenhaj) resmi memulai tahapan pelunasan biaya bagi calon jamaah haji reguler tahun 2026. Pelunasan tahap pertama dibuka sejak 24 November 2025 dan akan berlangsung hingga 23 Desember mendatang.
Menteri Haji (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf, mengatakan pelunasan telah berjalan dua hari namun jumlah jamaah yang telah menyelesaikan pembayaran belum dapat dipastikan.
“Baru dua hari, jadi kita belum bisa melihat sejauh mana. Mungkin sudah ada beberapa ribu, tapi kita belum tahu persisnya. Baru dua hari,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Irfan menjelaskan pelunasan biaya haji tahun depan akan dilakukan dalam tiga gelombang. Setelah gelombang pertama rampung, pemerintah akan membuka tahap kedua dan ketiga hingga seluruh kuota dapat terserap penuh.
“Kemudian nanti akan ada tahap dua dan tahap ketiga. Kita berharap pada tahap ketiga selesai, semua kuota bisa terpenuhi,” sambungnya.
Untuk musim haji 2026, Indonesia memperoleh jatah 221.000 kuota jamaah. Dari jumlah tersebut, 92 persen diperuntukkan bagi peserta reguler atau sekitar 203.000 jamaah, sementara 8 persen sisanya untuk jamaah haji khusus yang berjumlah sekitar 17.000 orang.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 H/2026 disepakati sebesar Rp87.409.365, dengan porsi pembayaran jamaah mencapai Rp54.193.807. Nilai ini turun sekitar Rp1.237.944 dibandingkan biaya haji tahun 2025.
Dengan pelunasan yang telah mulai berjalan, pemerintah berharap seluruh jamaah dapat segera menyelesaikan pembayaran agar proses pemberangkatan tahun 2026 berlangsung lebih optimal dan tanpa kendala administrasi.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































