Kenali Tanda-Tanda Handbody yang Tidak Sesuai dengan Jenis Kulitmu

Handbody
ilustrasi menggunakan  Handbody (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Handbody memang jadi salah satu produk perawatan tubuh paling populer. Aromanya yang wangi dan efek lembapnya membuat kulit terasa lebih halus dan sehat. Tapi tahukah kamu? Tidak semua handbody cocok untuk semua jenis kulit.

Beberapa orang justru mengalami reaksi negatif setelah pemakaian, mulai dari gatal, ruam, hingga kulit kering. Mengenali tanda-tanda ini penting banget supaya kamu bisa segera berhenti sebelum kulit mengalami iritasi yang lebih parah.

1. Kulit terasa gatal

Gatal setelah memakai handbody bisa jadi sinyal awal ketidakcocokan. Biasanya ini terjadi karena reaksi terhadap bahan seperti pewangi atau pengawet. Kalau dibiarkan, rasa gatal bisa berkembang jadi iritasi yang menyebar.

Advertisement

2. Kulit memerah atau muncul ruam

Kulit yang memerah atau muncul ruam setelah pemakaian menandakan adanya reaksi alergi. Kemerahan bisa terjadi di satu area atau menyebar ke bagian tubuh lain. Jika hal ini terjadi, hentikan pemakaian segera.

3. Kulit terasa perih atau panas

Sensasi perih dan panas adalah tanda bahwa kulitmu sedang “menolak” produk tersebut. Biasanya disebabkan oleh bahan kimia yang terlalu keras bagi kulit sensitif. Jangan tunggu sampai makin parah — sebaiknya bilas dan hentikan pemakaian.

Baca Juga :  Daun Murbei, Herbal Sederhana dengan Segudang Manfaat untuk Tubuh

4. Kulit menjadi kering, bersisik, atau mengelupas

Alih-alih melembapkan, beberapa handbody justru membuat kulit makin kering. Ini bisa terjadi karena formulanya terlalu keras atau tidak sesuai dengan jenis kulit. Akibatnya, lapisan pelindung alami kulit rusak dan kulit tampak kusam, bersisik, bahkan mengelupas.

5. Muncul jerawat atau bruntusan

Jerawat di badan atau bruntusan sering muncul karena pori-pori tersumbat oleh kandungan minyak atau parfum di dalam handbody. Reaksi ini lebih sering dialami oleh pemilik kulit berminyak atau sensitif.

6. Kulit terasa tebal atau kaku

Kalau kulit terasa “berat”, tebal, atau kaku setelah pemakaian, bisa jadi produk tersebut terlalu berat atau mengandung alkohol tinggi. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapannya dan sulit bernapas.

7. Warna kulit berubah atau tampak belang

Kulit yang jadi lebih gelap, belang, atau muncul bercak bisa menandakan reaksi peradangan ringan akibat bahan yang tidak cocok. Jika terus dibiarkan, perubahan warna bisa permanen dan butuh waktu lama untuk pulih.

Baca Juga :  Minum Obat Cacing Setahun Sekali, Langkah Kecil Cegah Masalah Besar

Cara Mencegah Reaksi Tidak Cocok

Sebelum membeli atau mencoba handbody baru, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut:

  • Kenali jenis kulitmu: apakah cenderung kering, berminyak, atau sensitif.
  • Uji coba dulu di area kecil, misalnya di pergelangan tangan atau belakang telinga.
  • Pilih produk dengan label hypoallergenic, bebas alkohol, dan tanpa pewangi berlebihan.
  • Baca komposisi bahan di kemasan sebelum membeli.
  • Jangan gunakan di kulit yang sedang luka atau iritasi.
  • Hindari penggunaan berlapis dengan terlalu banyak produk perawatan.

Reaksi kulit terhadap handbody bisa berbeda-beda pada setiap orang. Kalau kamu mulai merasakan tanda-tanda tidak cocok, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter kulit. Dengan begitu, kamu bisa menjaga kulit tetap sehat, lembap, dan bebas iritasi setiap hari.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel