
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Pagi ini, arus kendaraan di ruas Tol Jakarta–Tangerang (Janger) arah Jakarta tampak lebih ramai dari biasanya. Untuk mengurai kepadatan yang mulai mengular sejak subuh, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 03+500 hingga Underpass Tomang, Jumat (31/10/2025).
Kebijakan tersebut diterapkan atas diskresi kepolisian, dengan waktu pelaksanaan pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Jasa Marga menjaga kelancaran arus kendaraan menuju ibu kota, terutama di jam sibuk pagi hari.
“Contraflow diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Tangerang arah Jakarta,” ujar Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R, dalam keterangan tertulisnya.
Upaya Antisipasi Kemacetan di Jam Sibuk
Rekayasa contraflow bukan hal baru di ruas tol ini. Setiap kali terjadi lonjakan volume kendaraan, Jasa Marga bersama pihak kepolisian biasanya menempuh langkah serupa demi menghindari kemacetan parah di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Tomang dan Jembatan Grogol.
Pantauan di lapangan menunjukkan, arus kendaraan dari arah Tangerang menuju Jakarta mulai padat sejak pukul 06.00 WIB. Banyak kendaraan pribadi dan bus antar kota yang melintas, menandakan mobilitas warga Jabodetabek kembali tinggi menjelang akhir pekan.
“Biasanya kalau sudah lewat jam 7, arus dari arah Tangerang padat banget. Contraflow ini lumayan membantu, jadi gak terlalu stuck lama,” kata Arif, salah satu pengendara mobil pribadi yang melintas pagi tadi.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi arahan petugas, dan menyesuaikan rute perjalanan selama contraflow diberlakukan.
“Pengguna jalan diharapkan tetap waspada dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan agar rekayasa lalu lintas ini bisa berjalan optimal,” tambah Ginanjar.
Selain itu, pengendara juga diminta untuk tidak berpindah jalur secara mendadak, karena kondisi lalu lintas di jalur contraflow memiliki arus berlawanan yang berisiko jika tidak disertai kehati-hatian.
Kondisi Lalu Lintas Mulai Membaik
Hingga pukul 09.30 WIB, kondisi arus lalu lintas terpantau berangsur normal. Petugas kepolisian dan Jasa Marga mulai menutup contraflow secara bertahap setelah kepadatan kendaraan mulai menurun.
Langkah ini dinilai cukup efektif menurunkan antrean kendaraan di sejumlah titik, terutama menjelang pintu keluar Tomang dan pertemuan arus dari arah Kembangan.
Rekayasa contraflow kini menjadi salah satu strategi rutin Jasa Marga dalam menjaga kelancaran lalu lintas di tol-tol utama Jabodetabek. Meski bersifat sementara, upaya ini kerap menjadi penyelamat bagi ribuan pengendara yang berpacu dengan waktu di pagi hari.
“Semoga ke depan infrastruktur dan manajemen lalu lintas bisa terus ditingkatkan. Jadi gak harus nunggu padat dulu baru contraflow,” kata Rizka, pengendara lainnya yang rutin melintas di jalur tersebut. (MG4)




































