TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kadang tubuh memberi sinyal yang tidak kita sadari. Tiba-tiba merasa lemas, wajah terlihat pucat, atau napas terasa pendek padahal baru berjalan sebentar.
Bisa jadi, tubuh sedang memberi tanda bahwa kadar darah merah kita sedang menurun kondisi yang dikenal sebagai anemia atau kurang darah.
Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah sehat atau kadar hemoglobin berada di bawah normal. Padahal, hemoglobin berperan penting mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan oksigen inilah yang membuat tubuh cepat lelah dan lesu, bahkan tanpa aktivitas berat.
Namun, kabar baiknya, Anda bisa mulai mengenali tanda-tanda anemia sejak dini, bahkan tanpa harus ke rumah sakit. Beberapa pemeriksaan sederhana di rumah bisa menjadi petunjuk awal untuk mendeteksi kemungkinan kurang darah.
1. Melihat warna kelopak mata bawah
Coba berdiri di depan cermin dan tarik perlahan kelopak mata bagian bawah. Jika bagian dalamnya tampak merah muda cerah, artinya aliran darah Anda cukup baik. Tetapi jika warnanya terlihat pucat atau hampir putih, itu bisa menjadi tanda tubuh kekurangan sel darah merah.
2. Tekan kuku dan perhatikan perubahan warnanya
Tekan salah satu kuku selama dua detik, lalu lepaskan. Normalnya, warna merah akan kembali dalam waktu dua detik. Jika butuh waktu lebih lama, bisa jadi aliran darah Anda sedang lambat — salah satu tanda kemungkinan anemia.
3. Amati warna gusi dan lidah
Gusi dan lidah sehat berwarna merah muda cerah. Jika terlihat pucat atau keabu-abuan, bisa jadi kadar hemoglobin menurun. Warna pucat muncul karena sedikitnya oksigen yang mengalir lewat pembuluh darah di area tersebut.
4. Lakukan aktivitas ringan
Berjalan sebentar atau naik-turun tangga bisa menjadi “tes alami” untuk melihat ketahanan tubuh. Bila Anda cepat lelah, pusing, atau jantung berdebar setelah aktivitas ringan, mungkin tubuh sedang kekurangan oksigen akibat rendahnya jumlah sel darah merah.
5. Lihat warna telapak tangan
Telapak tangan yang sehat biasanya tampak merah muda. Jika terlihat lebih pucat atau hampir putih, terutama di garis tengah, ini bisa menjadi tanda kurang darah. Namun, perhatikan juga faktor pencahayaan dan warna kulit alami sebelum menyimpulkan.
6. Gunakan alat pengukur hemoglobin digital
Kini sudah ada alat digital untuk mengukur kadar hemoglobin (Hb) di rumah. Cukup dengan satu tetes darah dari ujung jari, hasilnya bisa langsung terlihat di layar. Meski lebih akurat daripada pengamatan fisik, hasil ini tetap sebaiknya dikonfirmasi ke dokter atau laboratorium.
Kenali juga gejala lain yang sering muncul
Selain tanda-tanda fisik, anemia juga bisa menimbulkan keluhan lain yang terasa sehari-hari, seperti:
- Tubuh terasa cepat lelah atau lemas tanpa sebab jelas.
- Pusing mendadak atau sakit kepala ringan.
- Jantung berdebar atau detak terasa tidak teratur.
- Sulit fokus dan mudah mengantuk.
- Warna kulit dan kuku tampak lebih pucat.
Langkah selanjutnya: dengarkan tubuh, bukan hanya gejala
Meski cara-cara sederhana di atas bisa membantu mendeteksi anemia ringan, diagnosis pasti tetap perlu pemeriksaan medis. Pemeriksaan darah di laboratorium akan menunjukkan kadar hemoglobin dan penyebab pasti dari anemia yang Anda alami.
Mengenali gejala lebih awal bisa membuat Anda lebih waspada dan cepat mengambil langkah. Karena tubuh, sebelum benar-benar jatuh sakit, selalu memberi tanda-tanda kecil yang sering kali hanya butuh sedikit perhatian untuk disadari.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































