TIMETODAY.ID, JAKARTA – Nyeri sendi yang datang tiba-tiba bisa jadi pertanda kadar asam urat dalam tubuh sedang tinggi. Kondisi ini sering terjadi akibat penumpukan asam urat hasil dari pemecahan senyawa purin zat alami yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.
Menurut Everyday Health, purin berperan penting dalam pembentukan DNA dan produksi energi. Namun, saat purin dipecah menjadi asam urat, tubuh harus mengeluarkannya lewat urine. Jika jumlahnya berlebihan, asam urat dapat membentuk kristal tajam di persendian dan menimbulkan nyeri yang sangat mengganggu.
Karena itu, mengontrol asupan makanan tinggi purin jadi langkah penting untuk mencegah kadar asam urat melonjak.
Tidak Semua Makanan Tinggi Purin Berbahaya
Perlu diketahui, tidak semua makanan tinggi purin langsung memperburuk kondisi asam urat. Beberapa bahan pangan nabati seperti kacang-kacangan, bayam, dan lentil memang mengandung purin, tetapi jarang memicu peradangan sendi.
Sebaliknya, sumber purin dari hewani atau makanan olahan lebih berisiko meningkatkan kadar asam urat.
Berikut daftar makanan tinggi purin yang perlu kamu waspadai:
- Daging Merah dan Jeroan
Daging sapi, kambing, serta babi termasuk sumber purin yang tinggi, terutama jenis hypoxanthine yang bisa meningkatkan risiko asam urat.
Tak hanya dagingnya, kaldu dari jeroan seperti hati, ginjal, dan limpa juga sebaiknya dihindari karena kandungan purinnya sangat tinggi.
- Makanan Olahan
Makanan cepat saji, sosis, kornet, dan camilan kemasan termasuk kategori makanan olahan yang sering memicu peradangan. Selain tinggi purin, kandungan garam dan lemaknya juga bisa memperburuk kondisi tubuh secara keseluruhan.
- Ikan Sarden
Dalam 100 gram sarden kalengan, terdapat sekitar 399 mg purin. Meski mengandung omega-3 yang baik untuk tubuh, penderita asam urat disarankan membatasi konsumsinya agar kadar asam urat tidak melonjak.
- Udang dan Seafood Lainnya
Seafood seperti udang mengandung sekitar 234 mg purin per 100 gram. Jika kamu memiliki riwayat asam urat, lebih baik mengurangi konsumsi udang dan menggantinya dengan sumber protein lain yang lebih aman, seperti ayam tanpa kulit atau ikan rendah purin.
- Produk yang Mengandung Ragi
Beberapa produk seperti kecap, sup instan, atau makanan beku mengandung ekstrak ragi dengan kadar purin tinggi. Mengutip Very Well Health, konsumsi berlebihan bisa memicu peningkatan kadar asam urat secara perlahan.
- Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Sirup jagung tinggi fruktosa yang banyak terdapat pada soda dan makanan manis dapat mengganggu proses pemecahan purin. Akibatnya, kadar asam urat meningkat. Menurut GoodRX, membatasi asupan gula berlebih membantu mengendalikan gejala asam urat.
- Kacang-Kacangan dan Legum
Meski termasuk tinggi purin, kacang dan lentil punya kandungan serat yang membantu mengurangi penyerapan asam urat di usus. Karena itu, konsumsi dalam jumlah wajar masih dianggap aman dan lebih sehat dibandingkan sumber protein hewani.
Kunci Pengendalian Asam Urat: Pola Makan Seimbang
Membatasi makanan tinggi purin tidak berarti harus berhenti total mengonsumsinya. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan asupan, memperbanyak sayur, air putih, dan mengurangi makanan olahan.
Jika kamu sering mengalami nyeri sendi atau memiliki riwayat asam urat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan yang sesuai.
Dengan pola makan yang tepat, kamu bisa tetap menikmati makanan lezat tanpa khawatir asam urat kambuh. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































