TIMETODAY.ID, JAKARTA – Anak tiba-tiba mimisan memang sering bikin panik. Apalagi kalau darah mengalir tanpa sebab yang jelas. Tapi, tenang dulu, Bun. Kondisi ini cukup umum dialami anak-anak dan biasanya tidak berbahaya. Meski begitu, mimisan tetap perlu diperhatikan, karena dalam beberapa kasus bisa menandakan masalah kesehatan yang lebih serius.
Banyak orang tua kaget ketika anaknya tiba-tiba mimisan saat bermain atau bahkan sedang tidur. Padahal, kondisi ini paling sering terjadi pada anak usia 3–10 tahun. Di usia ini, pembuluh darah di hidung masih sangat tipis dan mudah pecah, terutama jika terkena udara kering atau gesekan kecil.
Biasanya, mimisan berlangsung singka thanya beberapa detik hingga menit dan berhenti sendiri dalam waktu kurang dari 15 menit. Namun, penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebab dan cara menanganinya agar Si Kecil tetap aman dan nyaman.
Kenapa Anak Bisa Tiba-tiba Mimisan?
Ada beberapa penyebab umum yang sering membuat anak mengalami mimisan mendadak, di antaranya:
- Udara kering
Ruangan ber-AC atau cuaca panas bisa membuat bagian dalam hidung menjadi kering dan rapuh. Akibatnya, pembuluh darah di dalam hidung anak lebih mudah pecah dan menimbulkan mimisan. - Kebiasaan mengorek hidung
Anak-anak sering tanpa sadar mengorek hidung terlalu dalam atau keras. Padahal, bagian depan rongga hidung punya pembuluh darah halus yang mudah terluka. Luka kecil inilah yang sering jadi pemicu mimisan mendadak. - Alergi atau iritasi
Alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan bisa membuat hidung meradang dan sensitif. Ditambah lagi, anak yang alergi cenderung sering bersin dan mengusap hidung, sehingga tekanan di pembuluh darah meningkat dan akhirnya berdarah. - Infeksi saluran pernapasan atas
Flu atau pilek juga bisa membuat lapisan dalam hidung meradang. Saat anak batuk atau bersin terlalu keras, tekanan bisa membuat pembuluh darah pecah dan terjadilah mimisan. - Benturan ringan
Anak yang aktif bermain tentu rentan terbentur atau jatuh. Meski tampak sepele, benturan kecil di hidung bisa menyebabkan perdarahan singkat. Biasanya, mimisan jenis ini akan berhenti sendiri setelah beberapa menit. - Masuknya benda asing ke hidung
Anak-anak kecil sering penasaran dan memasukkan benda kecil ke hidung, seperti kelereng atau potongan makanan. Benda asing ini bisa melukai bagian dalam hidung yang mengandung banyak pembuluh darah halus. - Efek obat-obatan tertentu
Beberapa obat, seperti pengencer darah atau obat flu yang mengeringkan saluran hidung, dapat membuat pembuluh darah lebih mudah pecah. - Gangguan pembekuan darah
Meski jarang, mimisan yang sulit berhenti bisa jadi tanda adanya gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia. Kondisi ini perlu segera diperiksakan ke dokter.
Cara Menangani Anak yang Tiba-tiba Mimisan
Kalau Si Kecil tiba-tiba mimisan, jangan panik ya, Bun. Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah:
- Tenangkan anak dan posisikan duduk tegak. Minta ia sedikit menunduk agar darah tidak tertelan.
- Tekan bagian bawah hidung selama 10–15 menit menggunakan ibu jari dan telunjuk.
- Tempelkan kain dingin atau es di hidung untuk membantu mempersempit pembuluh darah.
- Setelah perdarahan berhenti, hindari mengorek atau meniup hidung terlalu keras selama beberapa jam agar tidak kambuh.
Jika mimisan berlangsung lama, sering kambuh, atau disertai gejala lain seperti pusing dan memar tanpa sebab, segera periksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Dengan mengetahui penyebab dan langkah pertolongan pertama yang tepat, Bunda bisa lebih tenang saat menghadapi anak yang tiba-tiba mimisan. Yang terpenting, tetap waspada dan pantau kondisi Si Kecil agar kesehatannya selalu terjaga. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































