
TIMETODAY.ID, BOGOR – Warga Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi saluran drainase di sekitar proyek revitalisasi Jalan Leuwiranji-Cicangkal yang buruk. Saluran air kerap meluap saat hujan deras, menyebabkan dua rumah warga terendam banjir.
Nur Oktavia, salah seorang warga, mengatakan rumah ibunya, Rohimah, yang sudah lanjut usia, selalu kebanjiran setiap kali hujan turun.
“Ada dua unit rumah warga yang selalu terkena banjir saat hujan turun. Salah satunya rumah ibu saya,” ujarnya, dikutip dari metrobogor.com, Sabtu (11/10/2025).
Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan aduan kepada Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus lingkungan, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor. Bahkan, Kamis (9/10/2025), keluhan tersebut disampaikan langsung kepada semua pihak terkait. Namun, hingga kini belum ada tanggapan maupun tindakan nyata.
“Warga hanya minta ada perbaikan dan pengerukan saluran air agar rumah kami tidak terus kebanjiran,” kata Nur.
Jalan Leuwiranji saat ini tengah dalam proses perbaikan dan peninggian badan jalan. Warga khawatir kondisi itu justru membuat permukaan jalan lebih tinggi dari rumah mereka sehingga memperbesar risiko banjir jika saluran drainase tidak segera diperbaiki.
Warga berharap pengerjaan proyek jalan diikuti dengan normalisasi dan pengerukan saluran drainase agar air hujan dapat mengalir lancar dan tidak lagi merendam rumah warga.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































