Azkar Florist Bidik Pasar Karangan Bunga Bogor, Harga Mulai Rp318 Ribu

karangan bunga
Tingginya permintaan karangan bunga untuk berbagai momen mendorong pelaku UMKM lokal mengembangkan layanan pemesanan yang lebih fleksibel dan terjangkau. Foto : Dok. Azkar Florist.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pagi itu, Ilham Pangestu sibuk merangkai kelopak mawar putih dan krisan kuning di bengkel kerjanya. Tangannya terampil menyusun setiap tangkai, memastikan tak ada yang miring atau kurang serasi. Baginya, setiap karangan bunga bukan sekadar produk dagangan, melainkan pesan yang harus sampai dengan sempurna.

“Ada yang pesan untuk ibunya yang baru meninggal. Ada juga yang merayakan pernikahan adiknya. Semua punya cerita,” ujar pria berusia 28 tahun itu sambil tersenyum tipis, Sabtu (11/10/2025).

Ilham adalah salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bogor yang memilih karangan bunga sebagai ladang rezekinya. Melalui Azkar Florist Of Bogor yang dipasarkan lewat Instagram @tokobungabogorr, ia menyediakan berbagai jenis papan bunga untuk momen-momen penting dalam hidup: duka cita, pernikahan, pembukaan usaha, hingga ucapan selamat atas pencapaian seseorang.

Advertisement

Di Kota Bogor yang kerap disapa sebagai Kota Hujan, tradisi mengirim karangan bunga rupanya masih mengakar kuat. Bahkan di era digital ini, ketika pesan bisa dikirim lewat aplikasi dalam hitungan detik, kehadiran fisik bunga tetap punya tempat tersendiri di hati masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Lanjutan Pembangunan Sirkuit Road Race Rumpin

Ilham menawarkan lima pilihan paket dengan harga yang ia sebut “bersahabat”. Mulai dari Rp318.000 untuk paket tanpa bunga, hingga Rp850.000 untuk paket enam bunga. Angka-angka itu, menurutnya, hasil perhitungan matang agar tetap terjangkau namun tak mengorbankan kualitas.

“Kami ingin masyarakat bisa mengungkapkan perasaannya dengan cara yang indah dan terjangkau,” katanya.

Setiap pesanan dikerjakan dengan cermat. Dari pemilihan bunga segar, hingga detail pita dan kartu ucapan yang menyertai. Ilham juga membuka ruang bagi pelanggan yang ingin menyesuaikan desain, entah itu warna dominan, jenis bunga tertentu, atau pesan khusus yang ingin disampaikan.

“Kadang ada yang minta warna ungu semua karena itu warna kesukaan almarhum. Ada juga yang minta bunga matahari karena orangnya periang. Kami usahakan semua bisa diwujudkan,” tuturnya.

Membangun usaha karangan bunga di tengah persaingan tak mudah. Ilham mengaku, awalnya pesanan hanya datang dari lingkaran terdekat, teman, keluarga, tetangga. Namun, satu demi satu, kepercayaan mulai merambah lebih luas.

Baca Juga :  Masyarakat Bogor Tagih Janji Ridwan Kamil Bangun Jalur Tambang

Kini, akun Instagramnya penuh dengan foto-foto karangan bunga yang pernah dikirim ke berbagai sudut Bogor. Setiap unggahan bukan sekadar portofolio, tapi juga bukti bahwa ia serius menjalankan usaha ini.

“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik. Ada yang sampai pesan berkali-kali karena puas,” ujarnya bangga.

Pesanan bisa datang kapan saja, pagi, siang, bahkan larut malam. Ilham selalu berusaha responsif, membalas pertanyaan calon pelanggan dengan ramah dan sabar. Pengiriman menjangkau Kota Bogor hingga wilayah kabupaten, memastikan bunga tiba segar dan tepat waktu.

Usaha Ilham adalah potret kecil dari geliat UMKM Bogor yang tumbuh bukan karena modal besar, melainkan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Di tengah keriuhan kota yang terus berkembang, ada ruang bagi mereka yang mau bekerja dengan hati.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel