
TIMETODAY.ID, BOGOR – Aktivitas pekerja masih terlihat di kawasan gudang motor listrik EMMO di Kawasan Industri Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026), meski lokasi tersebut sebelumnya disegel Kejaksaan Agung dalam penyidikan dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerja tampak beraktivitas seperti biasa di area gudang dan tidak terlihat melakukan aktivitas yang mencolok.
Salah seorang warga sekitar, Agus (45), mengatakan bangunan tersebut baru beroperasi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, kata dia, lokasi itu hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan motor listrik yang sudah jadi, tanpa ada proses perakitan.
“Iya, jadi perakitannya di sini. Pertamanya enggak ada perakitan, langsung saja ditaruh itu motor jadi. Tapi ke sini-sininya baru ada perakitan, belum lama ini,” ujar Agus saat ditemui di Lokasi.
Ia menjelaskan, aktivitas perakitan motor listrik mulai terlihat sejak bangunan yang sebelumnya kosong itu mulai digunakan sekitar lima bulan lalu, bertepatan dengan bergulirnya program MBG.
“Iya baru. Sebelumnya gedung kosong, jadi ada semenjak MBG, paling sekitar lima bulanan,” katanya.
Agus menyebut, penyegelan oleh Kejaksaan Agung tidak terlalu berdampak pada aktivitas di kawasan tersebut. Menurutnya, para pekerja masih menjalankan rutinitas seperti biasa setiap harinya.
“Iya ada pekerjanya, kayak gitu-gitu (ramai) saja,” ucapnya.
Sementara itu, seorang petugas yang berada di sekitar gudang EMMO mengaku tidak dapat memberikan keterangan terkait aktivitas di dalam bangunan tersebut.
“Kami belum bisa memberikan informasi kepada eksternal,” ujarnya singkat.
Sebagai informasi, Kejaksaan Agung sebelumnya menyegel 17.600 unit sepeda motor listrik yang merupakan bagian dari pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN). Penyegelan dilakukan untuk keperluan pendataan dan pengamanan barang yang berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun 2025-2026.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyebutkan bahwa ribuan motor listrik tersebut disegel di sejumlah gudang penyedia, termasuk yang berada di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor, dan Cikarang.
Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung. Kejaksaan Agung terus melakukan pendalaman terhadap barang-barang yang telah diamankan dalam perkara tersebut.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































