Pagi Penuh Dinamika di Bursa Efek, IHSG Sempat Melesat Sebelum Tergelincir

IHSG
ilustrasi IHSG (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pagi di bursa saham Indonesia dimulai dengan langkah optimistis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat di level 8.259,08 pada perdagangan Jumat (10/10/2025). Namun euforia itu tak bertahan lama. Hanya berselang semenit, indeks langsung berbalik arah turun 0,39 persen ke posisi 8.218.

Pergerakan ini mencerminkan dinamika investor yang masih berhati-hati di tengah fluktuasi global. Dari pantauan perdagangan awal, tercatat 255 saham menguat, 186 saham melemah, dan 515 saham stagnan.

Nilai transaksi di menit-menit pertama mencapai Rp1,1 triliun dengan volume 1,2 miliar lembar saham.

Advertisement

Sektor Teknologi dan Energi Jadi Penopang

Meski IHSG melemah, beberapa sektor masih menunjukkan daya tahan. Sektor teknologi memimpin penguatan dengan kenaikan 0,83 persen, disusul energi (0,52 persen), konsumer siklikal (0,69 persen), dan infrastruktur (0,38 persen).

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan RUU Redenominasi Rupiah, Ditarget Rampung 2027

Sementara itu, sektor keuangan menjadi penekan utama indeks dengan pelemahan 0,90 persen, diikuti properti (-0,17 persen) dan industri (-0,13 persen).

Indeks lain juga menunjukkan pergerakan beragam. LQ45 turun 0,92 persen ke 792,75, MNC36 melemah 0,99 persen ke 424,62, dan IDX30 turun 0,85 persen ke 414,89.

Sebaliknya, indeks JII justru menanjak tipis 0,13 persen ke 567,31, menandakan saham-saham syariah masih menarik minat sebagian investor.

Saham yang Menguat dan Melemah Hari Ini

Di tengah gejolak pasar, sejumlah saham masih mampu mencuri perhatian dengan kenaikan tajam. Tiga saham yang menempati posisi top gainers adalah:

  • PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) naik 34,55 persen ke Rp148,
  • PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) menguat 33,74 persen ke Rp218, dan
  • PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) melonjak 30,34 persen ke Rp232.
Baca Juga :  Setelah Menguat, Harga Emas Antam Berbalik Turun pada 18 Juni 2026

Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan cukup dalam di awal perdagangan adalah:

  • PT Pakuan Tbk (UANG) turun 14,39 persen ke Rp4.160,
  • PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melemah 9,14 persen ke Rp179, dan
  • PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) turun 7,56 persen ke Rp1.590.

Investor Menanti Sentimen Positif

Pelemahan IHSG di awal perdagangan ini dinilai masih wajar. Investor tampak menunggu katalis baru dari arah kebijakan ekonomi pemerintah dan perkembangan global.

Sejumlah pengamat menyebut, optimisme tetap ada, terutama setelah Menteri Keuangan Purbaya beberapa waktu lalu menegaskan keyakinannya bahwa pasar saham Indonesia akan melesat, “IHSG to the Moon”, ujarnya dengan nada percaya diri.

Jika keyakinan itu terwujud, bisa jadi pelemahan pagi ini hanyalah jeda sebelum IHSG kembali menanjak di akhir pekan.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel