
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Indonesia akan segera menjadi bagian dari salah satu infrastruktur digital terbesar di Asia Pasifik. Meta resmi meluncurkan Candle, kabel bawah laut berkapasitas raksasa 570 terabit per detik (Tbps) yang akan menghubungkan Indonesia dengan Jepang, Taiwan, Filipina, Malaysia, dan Singapura.
Kabel sepanjang 8.000 kilometer ini ditargetkan rampung pada 2028, menjadikannya kabel bawah laut dengan kapasitas terbesar di kawasan.
Meta menjelaskan, proyek ini menghadirkan teknologi 24 fiber-pair terbaru, setara dengan bandwidth kabel kapasitas terbesar mereka saat ini, Anjana.
Dengan hadirnya Candle, akses internet berkecepatan tinggi di Indonesia diharapkan semakin lancar, tak hanya untuk masyarakat, tetapi juga bagi bisnis yang bergantung pada konektivitas cepat dan andal.
“Bersama mitra kami, investasi ini akan meningkatkan skala dan keandalan jaringan telekomunikasi global, memastikan layanan Meta bisa dinikmati lebih cepat dan efisien oleh masyarakat dan bisnis di Asia Pasifik, termasuk Indonesia,” tulis Meta dalam laman resminya, dikutip Selasa (7/10/2025).
Selain Candle, Meta juga tengah memperkuat jaringan digital di Asia Pasifik melalui sejumlah proyek kabel bawah laut lain.
Kabel Bifrost kini telah menghubungkan Indonesia, Singapura, Filipina, dan Amerika Serikat, dengan rencana ekspansi ke Meksiko pada 2026, menambah kapasitas lebih dari 260 Tbps.
Kabel Echo menghubungkan Guam dan California dengan kapasitas 260 Tbps, sedangkan Apricot melayani jalur Jepang, Taiwan, dan Guam dengan kapasitas 290 Tbps, yang nantinya akan diperluas ke Filipina, Indonesia, dan Singapura.
Asia Pasifik sendiri merupakan rumah bagi lebih dari 58% pengguna internet dunia, di mana banyak di antaranya sangat bergantung pada infrastruktur global yang kuat untuk layanan digital dan teknologi inovatif, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Investasi Meta ini juga sejalan dengan ambisi jangka panjang mereka untuk memperluas jaringan telekomunikasi global.
Selain proyek di Asia, Meta tengah mengembangkan Project Waterworth, kabel bawah laut ambisius yang akan menghubungkan lima benua, serta 2Africa, yang menghubungkan India, Timur Tengah, dan Eropa.
Dengan keberadaan Candle, Bifrost, Echo, dan Apricot, Meta menegaskan komitmennya untuk memperkuat jaringan global, memastikan masyarakat dan pelaku bisnis di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik dapat mengakses layanan digital dengan cepat, efisien, dan andal.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































