Global Sumud Flotilla Dikepung Drone Misterius Saat Bawa Bantuan ke Gaza

Global Sumud Flotilla
Kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza diserang drone (foto: REUTERS/Nacho Doce)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suasana tegang menyelimuti perairan Yunani pada Selasa (23/9/2025) malam ketika rombongan Global Sumud Flotilla, armada kapal bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, tiba-tiba diserang sejumlah drone tak dikenal.

“Sejumlah drone, benda yang tak teridentifikasi dijatuhkan, sinyal diacak, dan ledakan-ledakan terdengar dari beberapa kapal,” demikian pernyataan resmi penyelenggara flotilla, dikutip dari AFP.

Meski ledakan mengguncang beberapa kapal, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Para aktivis yang berada di atas kapal menggambarkan situasi itu sebagai bentuk serangan psikis yang dimaksudkan untuk menggoyahkan mental mereka.

Advertisement

“Kami menyaksikan operasi psikis secara langsung saat ini, tapi kami tidak akan terintimidasi,” lanjut pernyataan flotilla.

Ancaman Lama Israel

Israel sejak awal sudah melontarkan ancaman akan mengambil tindakan bila kapal bantuan tetap berlayar menembus blokade menuju Gaza. Ancaman itu kini terasa nyata di tengah pelayaran yang dimulai dari Barcelona pada awal September lalu.

Baca Juga :  Pengurus Unit Korpri Resmi Dilantik, Tekankan Penguatan Peran ASN

Aktivis asal Jerman, Yasemin Acar, lewat unggahan video di Instagram, menegaskan bahwa rombongan kapal mereka sama sekali tidak membawa senjata.

“Kami hanya membawa bantuan kemanusiaan. Kami tidak memiliki senjata. Kami bukan ancaman bagi siapapun. Israel yang membunuh ribuan orang (dan) membuat seluruh populasi (Gaza) kelaparan,” ujarnya lantang.

Acar juga menyebut ada “sedikitnya 15 atau 16 drone” yang melayang di sekitar kapal, sementara sinyal radio mereka diacak. Rekaman lain dari kapal Spectre pada pukul 01.43 waktu setempat bahkan memperlihatkan ledakan di salah satu kapal.

Suara dari Atas Kapal

Tidak hanya Acar, aktivis asal Brasil, Thiago Avila, juga membagikan situasi mencekam itu lewat video singkat.

“Sedikitnya empat kapal jadi target serangan drone,” katanya, sebelum suara ledakan lain terdengar di latar video.

Baca Juga :  Pep Guardiola Terima Hasil Imbang, Sesalkan Banyak Peluang Manchester City Terbuang

Rombongan Global Sumud Flotilla sendiri terdiri atas sekitar 51 kapal. Sebagian besar sudah berada di perairan Yunani dengan tujuan utama: menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan langsung ke warga Gaza.

Di antara deretan aktivis itu, terdapat pula nama besar seperti Greta Thunberg, aktivis lingkungan asal Swedia. Greta sebelumnya pernah ikut serta dalam misi serupa hingga mencapai perairan dekat Gaza, meski akhirnya diadang dan diculik pasukan Israel.

Misi Kemanusiaan yang Dibayangi Ancaman

Serangan drone yang mengguncang armada flotilla ini menegaskan betapa peliknya perjuangan para aktivis internasional dalam membawa bantuan ke Gaza. Meski menghadapi ancaman nyata di laut lepas, suara mereka tetap satu: misi ini adalah tentang kemanusiaan.

“Kami tidak akan terintimidasi,” begitu kembali ditekankan penyelenggara flotilla.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel