TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pernahkah mendengar anggapan bahwa orang yang menyukai kucing dikenal sebagai “cat person” cenderung lebih cerdas dibandingkan mereka yang lebih menyukai anjing, atau “dog person”? Anggapan ini ternyata bukan sekadar mitos, tetapi didukung oleh sejumlah penelitian psikologi yang mengungkap perbedaan karakter dan tingkat kecerdasan antara pecinta kucing dan anjing.
Penelitian Tentang Cat Person dan Dog Person
Sebuah studi yang dilakukan oleh para psikolog dari University of Florida, Carroll University, dan Marquette University pada tahun 2017 menemukan bahwa para “cat person” memiliki skor kecerdasan dan kemampuan berpikir abstrak yang lebih tinggi daripada “dog person”.
Studi ini melibatkan ratusan responden yang mengidentifikasi diri sebagai pecinta kucing atau anjing, kemudian menjalani tes kepribadian dan kecerdasan.
Hasilnya menunjukkan bahwa pecinta kucing cenderung lebih kreatif, mandiri, dan berpikiran terbuka. Mereka juga cenderung lebih introvert, serius, dan memiliki kepribadian non-konformis.
Sebaliknya, pecinta anjing cenderung lebih ekstrovert, hangat, dan suka bergaul, dengan kepribadian yang patuh pada aturan dan pragmatis.
Mengapa Cat Person Cenderung Lebih Cerdas?
Ada beberapa alasan mengapa pecinta kucing seringkali dikaitkan dengan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi:
- Kucing adalah hewan yang membutuhkan perhatian namun juga bisa mandiri. Merawat kucing yang sifatnya cenderung soliter dan penuh teka-teki kemungkinan membutuhkan pemilik yang sabar, kreatif, dan pandai memperhatikan detail.
- Individu yang lebih introvert dan suka menyendiri, yang biasanya menemukan kenyamanan dengan kucing, juga seringkali menunjukkan kemampuan berpikir mendalam dan reflektif.
- Studi lain juga mengaitkan minat terhadap kucing dengan sifat-sifat seperti keingintahuan intelektual dan kecenderungan terhadap hobi yang bersifat intelektual, seperti membaca dan seni.
Fakta atau Mitos?
Meskipun data menunjukkan korelasi antara kecerdasan dengan preferensi terhadap kucing atau anjing, bukan berarti semua pecinta kucing otomatis lebih pintar daripada pecinta anjing. Kepribadian manusia dan kecerdasan itu kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor lain.
Namun, perbedaan karakteristik ini dapat memberikan gambaran mengapa jenis hewan peliharaan yang dipilih oleh seseorang sering mencerminkan sifat-sifat kepribadian dan mungkin juga aspek kecerdasan mereka.
Pecinta anjing yang umumnya lebih sosial dan aktif juga memiliki keunggulan dalam hal kemampuan berinteraksi dan kerja sama, yang juga merupakan bentuk kecerdasan sosial yang penting.
Kesimpulan
Cat person cenderung memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dan sifat kepribadian yang berbeda dibanding dog person berdasarkan beberapa penelitian ilmiah.
Namun, hal ini bukan aturan mutlak, melainkan kecenderungan yang menarik sebagai bagian dari studi psikologi manusia dan hubungan manusia-dengan-hewan peliharaan.
Pada akhirnya, apakah seseorang menyukai kucing atau anjing lebih banyak berkaitan dengan kepribadian dan gaya hidup.
Jadi, anggapan bahwa cat person lebih cerdas daripada dog person adalah sebagian besar fakta berdasarkan studi, namun tentu tidak semuanya berlaku untuk setiap individu.***







































