TIMETODAY.ID, CILEGON — Cilegon berduka. Mantan Wali Kota Edi Ariadi menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (8/9/2025) dini hari. Edi meninggal dunia sekitar pukul 04.35 WIB di RS Siloam, Karawaci, Tangerang.
Kabar duka itu disampaikan melalui akun resmi Pemerintah Kota Cilegon.
“Innalillahi wainnailaihi roji’un. Telah berpulang ke rahmatullah: Bapak Drs. H. Edi Ariadi M,Si pada hari Senin, 8 September 2025 pukul 4.35 di RS Siloam Lippo. Mohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian, semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Amin,” tulis akun Instagram @pemkotcilegon.
Nama Edi Ariadi bukan asing di dunia birokrasi Cilegon. Ia memulai kariernya sebagai aparatur sipil negara hingga menduduki jabatan strategis seperti Kepala Bappeda dan Sekretaris Daerah. Dari sanalah jalan politiknya terbuka.
Ia maju sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Iman Ariyadi, sebelum akhirnya dilantik menjadi Wali Kota Cilegon pada 2019.
Edi hanya memimpin selama dua tahun, menggantikan Iman yang kala itu tersangkut kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski singkat, masa kepemimpinannya dikenang sebagai periode transisi yang penuh tantangan.
Selepas dari kursi Wali Kota, Edi tetap aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga. Ia dipercaya sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten, sebuah amanah yang menunjukkan dedikasinya bagi masyarakat di luar jalur pemerintahan.
Kini, sosok yang dikenal sebagai birokrat tulen itu telah berpulang. Doa dan penghormatan terakhir mengalir deras, tak hanya dari jajaran Pemkot Cilegon, tapi juga dari masyarakat yang pernah merasakan kepemimpinannya.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































