Mamma Coto Pink Hadir di Bogor, Tawarkan Sensasi Soto Tanpa Santan dan Susu

Mamma Coto Pink
Pengunjung menikmati suasana grand opening Mamma Coto Pink di Jalan Achmad Adnawijaya Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, kuliner baru yang menghadirkan sensasi coto tanpa santan dan susu, Jumat (5/9/2025). Foto : B. Supriyadi/timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGOR – Warga Bogor kini punya pilihan kuliner baru dengan hadirnya Mamma Coto Pink, yang resmi membuka gerai pertamanya di Jalan Achmad Adnawijaya Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/9/2025). Restoran ini menawarkan sajian coto khas Makassar dengan sentuhan berbeda, terutama dari kuahnya yang dibuat tanpa santan maupun susu.

“Kalau biasanya orang makan soto identik dengan santan atau susu, di Mamma Coto Pink kuahnya murni dari rempah-rempah Nusantara yang kita olah selama 12 jam. Itulah kenapa tagline kami ‘Mamma Coto Pink, bukan santan! bukan susu!’,” ujar CEO Mamma Coto Pink, Bagus Pasta, kepada wartawan.

Menurut Bagus, inovasi ini muncul dari keresahan banyak orang yang menghindari santan karena faktor kesehatan, maupun susu karena alasan diet.

Advertisement

“Kami ingin menghadirkan jawaban untuk pecinta soto. Jadi tetap bisa menikmati kuah gurih, tapi dengan sensasi yang berbeda,” tambahnya.

Selain soal rasa, Mamma Coto Pink juga tampil berani lewat identitas warna. Pilihan warna pink, kata Bagus, menjadi simbol baru yang membedakan gerai ini dari kuliner sejenis.

Baca Juga :  Tak Cuma Borobudur, Ini 5 Destinasi Menarik di Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

“Warna pink ini jadi simbol perlawanan kami. Harapannya bisa menumbuhkan rasa penasaran orang, lalu datang dan coba sendiri,” katanya.

Menu utama yang disajikan adalah Coto khas Makassar yang telah diadaptasi agar sesuai dengan selera masyarakat Bogor. Mulai dari bumbu, sambal, hingga penyajiannya, semua disesuaikan tanpa menghilangkan DNA khasnya.

“Kami ingin coto tidak hanya dinikmati orang Makassar, tapi bisa diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Bagus.

Selain coto, Mamma Coto Pink juga menyediakan menu Pisang Ijo khusus di akhir pekan. Namun, Bagus menegaskan fokus utama tetap pada coto sebagai identitas brand.

“Kalau mau coba sesuatu yang baru, ya harus coba kuah coto kami. Itu yang jadi pengalaman utamanya,” katanya.

Dari segi harga, Mamma Coto Pink membanderol satu porsi coto Rp32 ribu. “Harga ini relatif terjangkau. Kalau dibandingkan coto Makassar pada umumnya, biasanya di atas Rp40 ribu sampai Rp45 ribu,” jelas Bagus.

Baca Juga :  Jenal Mutaqin Bagikan Ayam Petelur, Ikhtiar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Grand opening Mamma Coto Pink berlangsung meriah dengan pembagian 50 porsi gratis, hiburan musik, serta penampilan artis seperti Angga Chandra dan Bubun Preman Pensiun. Acara juga diawali dengan doa bersama anak yatim dan warga sekitar.

Warung perdana ini menjadi langkah awal Bagus untuk membangun jaringan yang lebih luas. Ia menargetkan membuka 100 cabang di seluruh Indonesia.

“Untuk tahun ini, target di Bogor ada 4 sampai 5 cabang. Setelah itu, kami bidik Bandung dan Depok,” tuturnya.

Mamma Coto Pink lahir dari resep keluarga yang kemudian dikembangkan agar bisa dinikmati lebih banyak orang.

“Awalnya hanya resep keluarga. Tapi setelah dicoba, ternyata cocok di lidah banyak orang. Dari situ kami yakin bisa dibawa ke skala yang lebih besar,” pungkas Bagus.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel