Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Timur dan Barat

pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru
Bupati Bogor, Rudy Susmanto (kedua dari kanan) didampingi wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, Sekda Kab Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, saat menerima silaturahmi dan audiensi bersama Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur untuk membahas progres pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor. FOTO : DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur dan barat kabupaten. Hal itu mengemuka dalam pertemuan silaturahmi dan audiensi antara Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Presidium Bogor Barat serta Bogor Timur, yang membahas progres pembangunan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan daerah.

Percepatan ini dinilai mendesak mengingat Kabupaten Bogor hingga kini tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, meski telah dua kali mengalami pemekaran menjadi Kota Bogor dan Kota Depok. Karena itu, pemerataan pembangunan dan kedekatan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi prioritas yang terus diupayakan.

Rudy Susmanto menegaskan, konsep yang dibangun bukan merupakan pemekaran wilayah, melainkan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru sebagai inovasi pelayanan publik di tengah berlakunya moratorium pemekaran daerah dari pemerintah pusat.

Advertisement

“Kami tidak berbicara pemekaran wilayah. Kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Karena itu konsepnya adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan wilayah timur, agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Dramatis! Pesawat Smart Air Ditembak KKB, Pilot Tewas dan Penumpang Lari ke Hutan

Rudy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD telah menyusun tahapan pembangunan secara bertahap, dimulai dari perencanaan pada 2025, pelaksanaan pada 2026, hingga proyeksi pengembangan pada 2027.

Untuk tahun 2026, percepatan infrastruktur di wilayah timur menjadi prioritas utama. Proses land clearing pusat pertumbuhan ekonomi baru di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, telah selesai dilakukan. Kawasan tersebut direncanakan menjadi lokasi pusat pertumbuhan ekonomi wilayah timur. Pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan jalan Transyogi menuju Sukaresmi yang anggarannya telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.

Di wilayah barat, pembangunan difokuskan pada penguatan konektivitas dan dukungan terhadap program strategis nasional. Pusat pertumbuhan ekonomi wilayah barat direncanakan berlokasi di Kecamatan Cibungbulang, di atas lahan milik PTPN yang saat ini masih dalam proses administrasi penyelesaian lahan. Sejumlah proyek yang akan digarap meliputi pembangunan Sport Center Rancabungur, groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan pada Juni mendatang, serta penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

Baca Juga :  Melalui BBGRM XXII 2025, Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bangkit Lewat Gotong Royong

Selain itu, Rudy memastikan pembangunan jalan Rancabungur–Leuwiliang sebagai penopang konektivitas antarkawasan terus berjalan. Penetapan lokasi dan proses appraisal telah rampung, dan Pemkab Bogor bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) kini menindaklanjuti tahapan berikutnya.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal pembiayaan dan program, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama membersamai program pemerintah. Program yang kami siapkan sepenuhnya merupakan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor. Kami membangun Bogor dengan semangat kebersamaan,” kata Rudy.

Editor : B. Supriyadi

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel