Pemkot Bogor Alokasikan 22,55 Persen Anggaran 2025 untuk Pendidikan

Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan keterangan kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor di Gedung DPRD, Rabu (23/7/2025). Dalam rapat tersebut, Pemkot dan DPRD menyetujui Perubahan APBD 2025 dengan fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan. Foto : Dok. Permkot Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR Pemkot Bogor menegaskan komitmennya dalam membangun sektor pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari prioritas pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa pelaksanaan APBD 2024 telah sesuai ketentuan dan menunjukkan hasil positif dalam pencapaian program-program prioritas.

“Alhamdulillah, persetujuan penetapan Perda pertanggungjawaban APBD 2024 sudah disetujui dan secara keseluruhan sesuai dengan proses yang sudah dilaksanakan,” ujar Dedie dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor yang digelar Rabu (23/7/2025).

Agenda rapat meliputi persetujuan penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan penetapan Perda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan.

Ia menjelaskan bahwa perubahan APBD 2025 mencerminkan fokus Pemkot Bogor pada sektor strategis, dengan alokasi belanja pendidikan mencapai 22,55 persen dan kesehatan sebesar 17,98 persen. Kedua sektor ini disebut telah melampaui batas minimal yang diamanatkan peraturan perundang-undangan.

“Rencana perubahan anggaran sudah mengakomodir sektor pendidikan lebih dari 27 persen. Itu bentuk komitmen Pemkot Bogor bahwa sektor pendidikan tetap menjadi perhatian kita,” katanya.

Dalam pemaparannya, Dedie juga merinci komposisi Rancangan Perubahan APBD 2025, yakni pendapatan daerah sebesar Rp3,2 triliun, belanja daerah Rp3,3 triliun, dan pembiayaan daerah sebesar Rp56 miliar.

Pemkot Bogor juga menganggarkan dana untuk sejumlah program strategis lainnya, seperti pengadaan tanah untuk penanganan longsor di Batu Tulis, pengembangan layanan angkutan massal, pembangunan command center, pemasangan CCTV dan WiFi publik, serta kenaikan honor untuk RT/RW, LPM, dan guru ngaji.

Selain itu, anggaran dana cadangan turut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dedie juga menyinggung upaya efisiensi operasional di RSUD Kota Bogor agar layanan kesehatan tetap optimal.

“Kami sedang berupaya mencari solusi bagaimana RSUD kita bisa kembali berjalan dengan lancar dan efisien,” pungkasnya.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Rudy Susmanto Sampaikan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel