Lontong Balap Khas Surabaya: Sejarah, Resep, dan Cara Membuatnya

Lontong Balap
ilustrasi Lontong Balap (istock)
TIMETODAY.IDLontong Balap adalah makanan khas Surabaya, Jawa Timur, yang sudah menjadi ikon kuliner legendaris di kota tersebut. Nama “balap” berasal dari tradisi para penjual yang dahulu memikul dagangan mereka dengan cepat dan seolah-olah berlomba-lomba (balapan) agar tidak kalah cepat menjajakan makanan ini. Hidangan ini merupakan perpaduan unik antara lontong (nasi yang dikukus dalam daun pisang dan dipotong-potong), tauge rebus, tahu goreng, lentho (perkedel dari kacang tolo), dan kuah kaldu bening yang gurih.

Komponen Utama Lontong Balap

  • Lontong: nasi kukus yang dipotong-potong
  • Tauge: kecambah yang direbus setengah matang
  • Tahu goreng: dipotong kecil-kecil
  • Lentho: perkedel khas dari kacang tolo yang dihaluskan dan digoreng renyah
  • Kuah kaldu bening: terbuat dari kaldu daging sapi dengan bumbu rempah yang ringan namun gurih
  • Pelengkap: sambal, kecap manis, dan kerupuk udang

Sejarah Singkat

Lontong Balap muncul pada awal abad ke-20 sebagai makanan praktis dan mengenyangkan bagi para pekerja pelabuhan dan pedagang di Surabaya. Penjualnya menggunakan wadah berat bernama kemaron untuk membawa lontong, sehingga mereka harus berjalan cepat agar tidak ketinggalan pembeli, sehingga muncullah istilah “balap”.

Manfaat Lontong Balap

Selain lezat, lontong balap juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin C dari tauge, protein dari tahu dan lentho, serta berbagai vitamin dan mineral dari bumbu rempah yang digunakan. Makanan ini membantu meningkatkan imunitas, mendukung pembentukan otot, dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Resep dan Cara Membuat Lontong Balap

Bahan-bahan:

  • 4 bungkus lontong (sekitar 500 gr), potong-potong
  • 8 buah tahu goreng, potong tipis
  • 8 buah lentho goreng (perkedel kacang tolo)
  • 200 gr tauge, rebus setengah matang
  • Kecap manis secukupnya
  • Sambal sesuai selera

Bahan Kuah Kaldu:

  • 1,5 liter air matang
  • 250 gr daging sapi berlemak
  • 50 gr daun bawang, iris tipis
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt merica bubuk
  • ¼ sdt pala bubuk
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Membuat Kuah Kaldu
    • Rebus daging sapi dalam air hingga empuk, angkat daging dan sisihkan kaldu.
    • Tumis bumbu halus dengan minyak hingga harum, lalu masukkan ke dalam kaldu bersama daun bawang. Masak hingga bumbu meresap dan kuah terasa gurih.
  2. Membuat Lentho
    • Kacang tolo direbus hingga empuk, sebagian dihaluskan dan sebagian dibiarkan utuh.
    • Campur dengan bumbu, bentuk bulatan kecil, lalu goreng hingga kecokelatan dan renyah.
  3. Penyajian
    • Tata potongan lontong di mangkuk, tambahkan tahu goreng, lentho, dan tauge rebus.
    • Siram dengan kuah kaldu hangat.
    • Tambahkan kecap manis dan sambal sesuai selera.
    • Sajikan dengan kerupuk udang sebagai pelengkap.
Lontong Balap bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Surabaya yang mencerminkan semangat kerja keras dan kebersamaan. Hidangan ini sangat cocok dinikmati sebagai sarapan atau makan malam ringan dengan cita rasa yang segar, gurih, dan sedikit pedas.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Drama dan Emosi di Babak Spektakuler Show 9 Indonesian Idol 2025

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel