TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor dinilai lamban dalam membuka data terkait perbaikan sekolah. Hingga kini, belum ada informasi resmi yang disampaikan kepada publik soal jumlah sekolah yang telah diperbaiki, meski persoalan infrastruktur pendidikan menjadi sorotan utama masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa data perbaikan sekolah berada di bawah kewenangan Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras). Namun, ia belum memberikan kepastian kapan data tersebut akan dipublikasikan.
“Datanya ada di Kabid Sarpras ya. Oh, nanti saya minta ke Pak Kabid Sarpras datanya,” ujar Rusliandy singkat saat ditemui di Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Senin (23/6/2025).
Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi SD Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Bogor, Jayadi, menyatakan bahwa pihaknya belum dapat menyampaikan informasi tersebut karena masih menunggu disposisi dari Kepala Dinas yang baru dilantik.
“Masih menunggu disposisi dari Pak Kadis. Ini juga baru pergantian kepala dinas, jadi belum turun,” ujar Jayadi.
Jayadi juga menambahkan bahwa sesuai prosedur, data kerusakan dan perbaikan sekolah nantinya akan dialihkan ke Bagian Program dan Pelaporan (Prolap) setelah disposisi diterbitkan.
“Disposisi Pak Kadis belum turun. Biasanya kalau data kerusakan sekolah, disposisinya ke bagian Prolap,” jelasnya.
Lambannya respons dari Disdik ini menuai kritik dari masyarakat. Keterbukaan informasi publik dinilai penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan, terutama terkait kondisi fisik sekolah yang langsung memengaruhi keselamatan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Masyarakat pun berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera memberikan informasi yang jelas mengenai progres perbaikan sekolah di wilayahnya.
Editor: B. Supriyadi





































