Industri Rokok Lesu, Gudang Garam Tak Lagi Serap Tembakau Lokal

Gudang Garam
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID, TEMANGGUNG – PT Gudang Garam untuk sementara waktu menghentikan pembelian bahan baku tembakau dari Temanggung, Jawa Tengah. Keputusan ini didorong oleh penurunan penjualan rokok di Indonesia yang cukup signifikan.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyatakan bahwa penurunan harga saham PT Gudang Garam turut memengaruhi kebijakan tersebut. Ia menyebutkan, harga saham perusahaan tersebut anjlok drastis dari Rp90.000 menjadi Rp9.600 per lembar.

“Jadi memang tidak lagi kondusif untuk membeli bahan baku, khususnya dari Temanggung,” ujar Agus, dikutip dari beritasatu.com, Senin (16/6/2025).

Ia menambahkan, saat ini Gudang Garam tengah mengalami kelebihan pasokan tembakau. Bahkan, stok bahan baku dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi selama empat tahun ke depan.

“Infonya seperti itu dari manajemen PT Gudang Garam Kediri,” katanya.

Di sisi lain, Agus juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Temanggung telah mencoba menghubungi pihak Bea Cukai untuk mendapatkan kemudahan dalam pengurusan cukai. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pembentukan kawasan industri di wilayah Temanggung.

“Kita akan mencoba untuk bisa merintis itu, dan kemarin dari asisten dua sudah mengajukan ke saya untuk rintisan di tahun 2026. Tapi apakah nanti bisa direalisasi, kita lihat nanti. Kita masih berhitung karena efisiensi dan macam-macam,” jelasnya.

Pemkab Temanggung, lanjut Agus, mendukung penuh pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang industri hasil tembakau, khususnya rokok. Ia optimistis, upaya ini akan berdampak positif bagi pelaku pertembakauan di daerah tersebut.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Purbaya Janji Anggaran Tak Lagi Mengendap, “Saya Bagikan ke Rakyat”

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel