Turis Jerman Buat Ulah di Kuil Kukulcan, Warga dan Wisatawan Geram

UNESCO, Kuil Kukulcan,
Turis panjat kuil Maya peninggalan UNESCO di Meksiko (Tangkapan layar)

TIMETODAY.ID — Sebuah insiden tak terduga terjadi di situs warisan dunia UNESCO, Kuil Kukulcan, Chichen Itza, Yucatan, Meksiko. Seorang turis asal Jerman memicu kemarahan wisatawan dan warga lokal setelah nekat memanjat piramida bersejarah tersebut, yang seharusnya tidak boleh dinaiki.

Dikutip dari Fox News, Senin (24/3/2025), turis yang tidak disebutkan namanya itu tiba-tiba memanjat kuil yang juga dikenal sebagai El Castillo. Aksi tersebut sontak mengundang reaksi keras dari pengunjung lain yang segera berteriak memperingatkannya.

“Anda tidak diizinkan naik ke kuil!” teriak seorang pengunjung yang melihat kejadian itu.

Advertisement

Teriakan itu menarik perhatian lebih banyak orang. Pengunjung lain pun ikut memprotes, berusaha menghentikan tindakan nekat turis tersebut. Tak lama berselang, petugas keamanan bertindak sigap. Mereka segera mengejar turis tersebut dan menyerahkannya kepada pasukan Garda Nasional yang berjaga di area tersebut.

Namun, masalah tidak berhenti di situ. Saat turis itu digiring keluar dari kawasan kuil, ia sudah ditunggu oleh sekelompok warga lokal yang kesal dengan tindakannya. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak beberapa orang mendekati dan memukuli turis tersebut sebelum akhirnya diamankan petugas.

Baca Juga :  AK PWI 2026 Tambah Kategori Wartawan, Trofi Abyakta Diserahkan di HPN Banten

Menurut laporan Mexico News Daily, saat insiden terjadi, ada sekitar 8.000 hingga 9.000 orang yang sedang mengunjungi situs bersejarah itu. Kebetulan, momen tersebut bertepatan dengan ekuinoks musim semi, saat banyak wisatawan datang untuk menyaksikan fenomena unik cahaya matahari yang membentuk bayangan menyerupai ular di tangga piramida.

Bukan kali pertama kejadian seperti ini terjadi. Pemerintah Meksiko telah melarang pendakian ke struktur piramida sejak beberapa tahun lalu, demi menjaga kelestariannya. Sebelumnya, ada kasus di mana wisatawan yang memanjat kuil menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang Federal Meksiko tentang Monumen dan Zona Arkeologi, siapa pun yang tertangkap memanjat piramida akan dikenai denda sebesar 55.760-278.800 peso Meksiko (sekitar Rp 227 juta) dan bahkan bisa menghadapi hukuman penjara dalam kasus perusakan yang lebih parah.

“Keputusan untuk melarang pendakian memastikan bahwa piramida tetap utuh untuk dikagumi dan dipelajari oleh generasi mendatang,” demikian pernyataan yang dikutip dari situs resmi Chichen Itza.

Baca Juga :  Duka di Negeri Ginseng: Kebakaran Hutan Dahsyat Renggut Nyawa dan Warisan Budaya

Selain untuk melindungi situs sejarah, larangan memanjat juga diberlakukan demi keselamatan pengunjung. Tangga piramida yang curam telah menyebabkan banyak kecelakaan di masa lalu. Sebelum larangan diterapkan, beberapa wisatawan dilaporkan kehilangan keseimbangan dan mengalami cedera saat mencoba mendaki.

Kuil Kukulcan sendiri merupakan peninggalan suku Maya kuno yang dibangun sekitar tahun 1500 SM. Bangunan ini bukan sekadar simbol kebesaran peradaban Maya, tetapi juga berfungsi sebagai alat pengukur waktu, yang menunjukkan kesetaraan siang dan malam pada masa ekuinoks.

Kini, sebagai salah satu situs Warisan Dunia UNESCO dan termasuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia Baru, Kuil Kukulcan tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari seluruh dunia. Namun, insiden yang terjadi kali ini kembali mengingatkan pentingnya menghormati aturan serta menjaga warisan sejarah untuk kelangsungan generasi mendatang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel