TIMETODAY.ID, JAKARTA — Agenda politik Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mendadak berubah. Kehadirannya dalam program debat televisi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/2/2026) terpaksa dibatalkan akibat cedera di bagian tangan yang dialaminya saat berkampanye.
Pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) tersebut sejatinya dijadwalkan tampil dalam debat yang disiarkan stasiun televisi NHK bersama para pemimpin partai politik lainnya.
Debat ini menjadi salah satu rangkaian penting menjelang pemilihan anggota legislatif Jepang yang akan digelar pada 8 Februari 2026.
Namun, NHK mengonfirmasi bahwa LDP menginformasikan ketidakhadiran Takaichi dan menunjuk politisi lain sebagai pengganti.
Kabar tersebut kemudian diperkuat langsung oleh Takaichi melalui akun media sosial X miliknya. Ia menjelaskan bahwa cedera terjadi secara tak terduga saat dirinya menyapa pendukung dalam kegiatan kampanye.
“Ketika berjabat tangan dengan seorang pendukung yang antusias, tangan saya ditarik dengan keras dan saya terluka,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin (2/2/2026).
Insiden itu memperparah kondisi rheumatoid arthritis kronis yang telah lama dideritanya, hingga menyebabkan pembengkakan pada tangan.
Takaichi, yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat perdana menteri Jepang, menyebut tim medis segera memberikan penanganan di lokasi.
Meski harus absen dari debat, aktivitas politiknya tak sepenuhnya terhenti. Pada hari yang sama, Takaichi tetap berencana menyampaikan pidato yang menyoroti arah dan perubahan besar dalam kebijakan Partai Demokrat Liberal.
Usai meninggalkan kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Takaichi melanjutkan perjalanan kampanye ke Prefektur Gifu dan Aichi, menunjukkan komitmennya menjelang hari pemungutan suara.
Sementara itu, Norihisa Tamura selaku Pelaksana Tugas Ketua Dewan Penelitian Kebijakan LDP tampil menggantikan Takaichi dalam debat televisi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa luka yang dialami perdana menteri merupakan dampak dari intensitas kerja tinggi selama masa kampanye, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Takaichi kepada publik.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































