TIMETODAY.ID, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar untuk meminta klarifikasi terkait kelalaian sejumlah sekolah dalam finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Akibat kelalaian ini, ratusan siswa SMA di Jawa Barat kehilangan kesempatan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Zaini Shofari, menyatakan pemanggilan Kadisdik Jabar akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mengetahui penyebab kelalaian tersebut.
“Akan kita panggil Kadisdik terkait untuk klarifikasi kasus ini. Semoga ini menjadi usaha dan ikhtiar kita bersama mencari solusi terbaik,” ujar Zaini dalam keterangan resminya.
DPRD Jabar juga mendorong Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Machmudin, agar melobi panitia SNBP dan Kementerian Pendidikan guna memberikan kesempatan kepada sekolah menyelesaikan pengisian PDSS.
Menurut Zaini, jika kelalaian ini disebabkan oleh pihak sekolah yang tidak mempersiapkan sejak awal, maka perlu ada teguran hingga sanksi berat agar kejadian serupa tidak terulang.
“Sanksi bisa berupa teguran tertulis atau mutasi jika terbukti ada kelalaian. Namun, yang terpenting saat ini adalah mencari solusi agar para siswa tetap bisa mengikuti SNBP,” katanya.
Sebelumnya, ratusan siswa di SMAN 7 Cirebon, SMAN 4 Karawang, SMAN 1 Cileunyi, dan SMAN 1 Depok terancam gagal mengikuti SNBP akibat kelalaian pihak sekolah dalam finalisasi PDSS. ***





































