Kenapa Penumpang Tidak Boleh Langsung Berdiri setelah Pesawat Mendarat?

penumpang
ilustrasi penumpang pesawat. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banyak penumpang refleks berdiri begitu pesawat menyentuh landasan pacu dengan tujuan mengambil barang dari bagasi kabin atau ingin segera keluar. Padahal, meski pesawat sudah mendarat, kondisi di dalam kabin belum tentu aman untuk berdiri.

Lantas, apakah penumpang boleh langsung berdiri setelah pesawat mendarat? Berikut penjelasannya.

1. Pesawat Belum Benar-Benar Berhenti

Mendarat bukan berarti perjalanan pesawat telah selesai. Setelah roda menyentuh landasan (touchdown), pesawat masih harus melaju di runway, memasuki taxiway, hingga menuju area parkir atau garbarata.

Advertisement

Pada fase ini, pesawat masih bisa melakukan pengereman atau berbelok secara tiba-tiba. Jika penumpang sudah berdiri, risiko kehilangan keseimbangan hingga terjatuh menjadi lebih besar.

Karena itu, penumpang diminta tetap duduk dan mengenakan sabuk pengaman sampai pesawat benar-benar berhenti.

2. Ikuti Tanda Sabuk Pengaman

Indikator paling mudah untuk mengetahui kapan boleh berdiri adalah lampu tanda sabuk pengaman (seat belt sign).

Baca Juga :  Airbus Tarik 6.000 A320, Maskapai Ramai-Ramai Setop Operasi Sementara

Selama lampu tersebut masih menyala, penumpang sebaiknya tetap berada di kursi. Tanda ini menunjukkan bahwa kondisi pesawat belum sepenuhnya aman untuk bergerak di dalam kabin.

Baru setelah lampu dimatikan, penumpang dapat bersiap mengambil barang bawaan sesuai arahan kru kabin.

3. Keselamatan Menjadi Prioritas

Prosedur ini diterapkan bukan tanpa alasan. Kru kabin bertanggung jawab memastikan seluruh penumpang tetap aman hingga pesawat benar-benar berada di posisi parkir.

Jika banyak penumpang berdiri terlalu cepat, risiko cedera akibat pengereman mendadak meningkat. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat menghambat kru kabin yang masih menjalankan prosedur pascapendaratan.

4. Menjaga Etika dan Kenyamanan Bersama

Selain soal keselamatan, menunggu giliran untuk berdiri juga merupakan bentuk etika selama penerbangan.

Penumpang yang langsung berdiri dan membuka bagasi kabin ketika pesawat masih bergerak dapat menghalangi akses penumpang lain, membuat lorong menjadi sempit, dan menciptakan suasana yang kurang nyaman.

Dengan tetap duduk hingga waktunya, proses turun dari pesawat akan berlangsung lebih tertib dan lancar.

Baca Juga :  Jangan Sepelekan Transit Pesawat, Hindari 5 Kesalahan Ini

5. Kapan Waktu yang Tepat untuk Berdiri?

Penumpang sebaiknya baru berdiri setelah memenuhi tiga kondisi berikut:

  • Pesawat sudah berhenti sepenuhnya di area parkir.
  • Lampu tanda sabuk pengaman telah dimatikan.
  • Kru kabin memberikan instruksi bahwa penumpang sudah diperbolehkan meninggalkan kursi.

Setelah itu, ambil barang bawaan secara bergantian agar proses turun dari pesawat berlangsung aman dan tertib.

Kesimpulan

Keinginan untuk segera keluar dari pesawat setelah mendarat memang wajar, terutama setelah penerbangan yang panjang. Namun, berdiri sebelum pesawat benar-benar berhenti bukanlah tindakan yang dianjurkan.

Menunggu beberapa menit hingga lampu sabuk pengaman dimatikan dan mengikuti instruksi kru kabin merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kenyamanan seluruh penumpang. Dengan mematuhi prosedur tersebut, proses turun dari pesawat akan berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua orang.***

Editor : Syafira

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel