TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sistem hybrid working kini semakin banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan sebagai pola kerja yang mengombinasikan aktivitas di kantor dan dari rumah. Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas lebih besar bagi karyawan untuk mengatur cara bekerja sesuai kebutuhan dan jenis pekerjaannya.
Di balik fleksibilitas tersebut, hybrid working juga menghadirkan tantangan tersendiri. Perubahan lokasi kerja, penyesuaian rutinitas, hingga koordinasi dengan rekan kerja yang berada di tempat berbeda dapat memengaruhi produktivitas apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, diperlukan kebiasaan kerja yang konsisten agar keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tetap terjaga.
Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan agar tetap produktif selama menjalani sistem hybrid working.
1. Terapkan jadwal kerja yang konsisten
Fleksibilitas bekerja bukan berarti jam kerja menjadi tidak teratur. Menentukan waktu mulai bekerja, jam istirahat, hingga waktu selesai bekerja setiap hari dapat membantu membangun ritme kerja yang lebih stabil, baik saat berada di rumah maupun di kantor.
Rutinitas yang konsisten juga membuat tubuh dan pikiran lebih mudah beradaptasi, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih terarah tanpa mengganggu waktu istirahat.
2. Ciptakan ruang kerja yang nyaman
Bagi yang bekerja dari rumah, memiliki area khusus untuk bekerja dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Tidak harus berupa ruangan tersendiri, meja dan kursi yang nyaman di sudut rumah sudah cukup untuk menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif.
Pilih lokasi yang minim gangguan, memiliki pencahayaan yang baik, serta mendukung posisi duduk yang ergonomis agar tubuh tidak cepat lelah selama bekerja.
3. Jaga komunikasi dengan tim
Komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan sistem hybrid working. Karena anggota tim tidak selalu berada di lokasi yang sama, penyampaian informasi harus dilakukan secara jelas dan tepat waktu.
Biasakan memberikan pembaruan mengenai perkembangan pekerjaan melalui email, aplikasi percakapan, atau platform kolaborasi yang digunakan perusahaan. Jika ada hal yang belum dipahami, jangan ragu untuk bertanya agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Pemanfaatan berbagai aplikasi kolaborasi juga dapat mempermudah koordinasi dan menjaga kelancaran pekerjaan meski dilakukan dari lokasi berbeda.
4. Pisahkan waktu kerja dan waktu pribadi
Salah satu tantangan bekerja dari rumah adalah batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang sering kali menjadi kabur. Tidak sedikit orang yang masih membuka laptop atau membalas pesan pekerjaan setelah jam kerja selesai.
Agar tidak mudah mengalami kelelahan, tentukan batas waktu kerja yang jelas. Setelah jam kerja berakhir, hentikan aktivitas pekerjaan dan beralih ke kegiatan lain yang membantu tubuh dan pikiran beristirahat. Jika memungkinkan, nonaktifkan notifikasi aplikasi kerja di luar jam kantor.
Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi merupakan langkah penting untuk mempertahankan produktivitas dalam jangka panjang.
5. Sesuaikan jenis pekerjaan dengan lokasi kerja
Hybrid working akan terasa lebih efektif jika aktivitas disesuaikan dengan lokasi bekerja. Saat berada di kantor, manfaatkan waktu untuk melakukan rapat, diskusi, brainstorming, atau membangun kolaborasi dengan rekan kerja.
Sebaliknya, ketika bekerja dari rumah, fokuskan waktu untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti membuat laporan, menganalisis data, atau menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan fokus tanpa banyak gangguan.
Dengan mengatur prioritas seperti ini, waktu kerja dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Menjalani sistem hybrid working memang membutuhkan proses penyesuaian. Namun, dengan membangun rutinitas yang teratur, menjaga komunikasi yang baik, menciptakan ruang kerja yang nyaman, serta menetapkan batas yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, sistem kerja yang fleksibel ini dapat memberikan manfaat maksimal sekaligus membantu menjaga produktivitas setiap hari.***
Editor : Syafira
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































