Jangan Diabaikan, Ini Penyebab Sakit Kepala yang Menjalar ke Mata

Sakit kepala
ilustrasi Sakit kepala. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTASakit kepala yang menjalar hingga area mata merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri ringan hingga berat yang mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga beristirahat.

Meski umumnya tidak berbahaya, sakit kepala yang terasa sampai ke mata sebaiknya tidak diabaikan. Pasalnya, kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kelelahan mata hingga gangguan kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan medis.

Berikut beberapa penyebab sakit kepala sampai ke mata yang perlu diketahui.

Advertisement

1. Mata Tegang karena Terlalu Lama Menatap Layar

Di era digital, salah satu penyebab paling umum adalah mata tegang atau eye strain. Kondisi ini sering terjadi ketika seseorang terlalu lama menatap layar komputer, laptop, ponsel, atau membaca tanpa jeda.

Saat mata dipaksa fokus dalam waktu lama, otot mata menjadi lelah sehingga memicu rasa nyeri yang menjalar ke area sekitar mata dan kepala.

Selain sakit kepala, gejala yang sering muncul meliputi:

  • Mata kering
  • Penglihatan kabur sementara
  • Mata terasa perih
  • Penglihatan ganda
  • Sensitif terhadap cahaya

2. Sakit Kepala Tegang

Sakit kepala tegang (tension headache) merupakan jenis sakit kepala yang paling sering dialami.

Rasa nyeri biasanya terasa seperti ada tekanan atau ikatan di sekitar kepala, termasuk area dahi dan belakang mata. Kondisi ini sering dipicu oleh:

  • Stres
  • Kurang tidur
  • Kelelahan
  • Depresi
  • Kurangnya asupan nutrisi

Penderita juga dapat merasakan nyeri pada leher dan bahu serta mata yang lebih sensitif terhadap cahaya.

3. Migrain

Migrain sering menyebabkan nyeri berdenyut yang dimulai dari sekitar mata atau pelipis, lalu menjalar ke bagian kepala lainnya.

Baca Juga :  Raja Charles dan Mata Merahnya: Apa Itu Pecah Pembuluh Darah di Mata?

Keluhan ini biasanya hanya terjadi pada satu sisi kepala dengan intensitas nyeri sedang hingga berat.

Selain sakit kepala, migrain juga dapat disertai gejala seperti:

  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Sensitif terhadap cahaya, suara, atau bau
  • Tubuh terasa lelah
  • Nafsu makan menurun

4. Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala cluster dikenal sebagai salah satu jenis sakit kepala yang paling menyakitkan.

Nyeri biasanya muncul di satu sisi kepala, terutama di sekitar atau belakang mata. Rasa sakitnya sering digambarkan seperti tertusuk atau terbakar dan dapat menjalar ke wajah serta leher.

Kondisi ini lebih sering dialami pria berusia 20 hingga 50 tahun.

5. Sinusitis

Peradangan pada rongga sinus atau sinusitis juga dapat menyebabkan sakit kepala hingga area mata.

Saat sinus mengalami pembengkakan dan tersumbat, tekanan di sekitar wajah meningkat sehingga memicu rasa nyeri pada dahi, pipi, dan belakang mata.

Gejala sinusitis yang sering menyertai antara lain:

  • Hidung tersumbat
  • Pilek dengan lendir kuning atau hijau
  • Nyeri wajah
  • Sakit telinga
  • Bau mulut
  • Batuk
  • Demam

Penyebab Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain beberapa kondisi di atas, sakit kepala sampai ke mata juga dapat dipicu oleh gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti:

  • Peradangan pada bagian putih mata (skleritis)
  • Neuritis optik atau peradangan saraf mata
  • Penyakit Graves
  • Glaukoma

Karena itu, penting untuk memperhatikan gejala yang menyertai agar penyebabnya dapat diketahui dengan lebih jelas.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Sampai Mata

Penanganan terbaik tentu harus disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu meredakan keluhan:

Baca Juga :  ParagonCorp Dinilai Berkontribusi Besar dalam Industri Kosmetik Halal Indonesia

1. Istirahatkan Mata

Jika sering bekerja di depan layar, terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

2. Kompres Dingin

Tempelkan kompres dingin pada dahi atau area sekitar mata selama beberapa menit untuk membantu mengurangi rasa nyeri.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi dapat memicu sakit kepala. Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan dengan minum sekitar 8 gelas atau 2 liter air per hari.

4. Hirup Uap Hangat

Jika sakit kepala disebabkan sinusitis atau hidung tersumbat, menghirup uap hangat dapat membantu melegakan saluran pernapasan.

5. Kelola Stres

Relaksasi, meditasi, olahraga ringan, atau tidur yang cukup dapat membantu mengurangi sakit kepala yang dipicu oleh stres dan kelelahan.

6. Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu meredakan gejala sementara. Namun, penggunaannya tetap harus sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter jika sakit kepala sampai ke mata disertai gejala berikut:

  • Penglihatan tiba-tiba kabur atau hilang
  • Nyeri mata yang sangat hebat
  • Mual dan muntah berat
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala yang semakin parah atau sering kambuh
  • Keluhan tidak membaik meski sudah beristirahat

Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya sehingga penanganan yang diberikan dapat lebih tepat dan efektif.

Meski sering dianggap sepele, sakit kepala yang menjalar hingga mata bisa menjadi sinyal tubuh bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan. Mengenali penyebabnya sejak dini dapat membantu mencegah gangguan yang lebih serius dan menjaga kualitas hidup tetap optimal.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel