TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rasa ngilu pada gigi sering kali muncul secara tiba-tiba saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, manis, maupun asam. Kondisi ini umumnya menjadi tanda gigi sensitif dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena membuat penderitanya tidak nyaman saat makan atau minum.
Gigi sensitif dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Bahkan, anak-anak dan lansia juga berisiko mengalami keluhan serupa. Salah satu penyebab paling umum adalah menipisnya enamel atau lapisan pelindung terluar gigi yang berfungsi melindungi saraf di bagian dalam.
Ketika lapisan enamel terkikis, rangsangan dari makanan dan minuman dapat langsung mencapai saraf gigi sehingga menimbulkan sensasi nyeri atau ngilu. Selain itu, gigi retak, tambalan yang rusak, hingga gangguan pada gusi juga dapat memicu masalah tersebut.
Penyebab Gigi Menjadi Sensitif
Gaya hidup yang serba cepat kerap membuat seseorang kurang memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman yang masih terlalu panas, menyikat gigi terlalu keras, hingga kurang menjaga kebersihan gigi dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi sensitif.
Tak hanya itu, kebiasaan menggertakkan gigi, mengunyah es batu, atau merokok juga dapat mempercepat kerusakan enamel sehingga memicu rasa ngilu yang berulang.
Cara Meredakan Gigi Ngilu dengan Cepat
Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat gigi sensitif, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
1. Menyikat Gigi dengan Lembut
Penggunaan sikat gigi berbulu keras dan menyikat gigi terlalu kuat justru dapat memperparah sensitivitas. Sebaiknya gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lakukan gerakan menyikat secara perlahan agar tidak merusak lapisan pelindung gigi.
Selain itu, menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi secara rutin dapat membantu mencegah masalah semakin parah.
2. Hindari Pemicu Rasa Ngilu
Saat gigi sedang sensitif, sebaiknya kurangi konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas, dingin, manis, atau asam. Langkah ini dapat membantu mencegah rangsangan berlebihan pada saraf gigi hingga kondisi membaik.
3. Jangan Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan Asam
Makanan atau minuman asam dapat membuat enamel gigi menjadi lebih lunak untuk sementara waktu. Karena itu, menyikat gigi segera setelah mengonsumsinya justru berisiko mempercepat pengikisan enamel.
Tunggu setidaknya sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi agar lapisan pelindung gigi kembali stabil.
4. Hentikan Kebiasaan yang Merusak Gigi
Kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur atau mengunyah es batu dapat menyebabkan enamel semakin tipis. Jika sulit menghentikan kebiasaan tersebut, konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Merokok juga sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan gusi yang berujung pada sensitivitas gigi.
5. Gunakan Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif
Pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif dapat membantu mengurangi rasa ngilu. Beberapa produk mengandung bahan aktif seperti strontium acetate yang bekerja membentuk lapisan pelindung pada permukaan gigi sehingga rangsangan dari makanan dan minuman tidak langsung mencapai saraf.
Penggunaan secara rutin dapat membantu mengurangi sensitivitas sekaligus melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut.
Pentingnya Perawatan Jangka Panjang
Meski rasa ngilu sudah mereda, perawatan gigi sensitif tetap perlu dilakukan secara konsisten. Menjaga kebersihan mulut, menggunakan pasta gigi yang sesuai, serta melakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali menjadi langkah penting untuk mencegah keluhan kambuh.
Dokter gigi menyarankan agar keluhan gigi ngilu yang sering muncul, semakin berat, atau disertai nyeri berkepanjangan segera diperiksakan. Penanganan dini dapat membantu menemukan penyebab utama dan mencegah kerusakan gigi yang lebih serius.
“Gigi sensitif sering dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada lapisan pelindung gigi. Menjaga kebersihan gigi dan menghindari kebiasaan yang merusak enamel merupakan langkah penting untuk mencegah rasa ngilu berulang,” demikian imbauan para ahli kesehatan gigi.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































