TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banyak orang baru menyadari pentingnya memilih bantal yang tepat setelah bangun tidur dengan leher terasa pegal atau pundak kaku. Padahal, penyebab salah bantal sering kali berasal dari hal-hal sederhana yang kerap dianggap sepele, mulai dari posisi tidur hingga jenis bahan bantal yang digunakan.
Tidak sedikit orang merasa sudah tidur cukup lama, tetapi tubuh tetap terasa lelah saat bangun pagi. Kondisi ini bisa dipengaruhi kualitas penyangga kepala dan leher selama tidur. Karena itu, memilih bantal yang sesuai menjadi salah satu langkah penting agar tubuh lebih rileks dan kualitas istirahat tetap terjaga.
Berikut beberapa tips memilih bantal agar tidur lebih nyaman dan terhindar dari pegal saat bangun tidur.
1. Sesuaikan ketebalan bantal dengan posisi tidur
Posisi tidur sangat memengaruhi jenis bantal yang dibutuhkan. Bagi yang terbiasa tidur menyamping, bantal dengan ketebalan lebih tinggi biasanya lebih nyaman karena mampu menopang jarak antara kepala dan kasur.
Sementara itu, orang yang tidur telentang atau tengkurap cenderung lebih cocok menggunakan bantal yang lebih rendah agar posisi leher tetap sejajar dengan tulang belakang. Ketebalan bantal yang tidak sesuai sering menjadi penyebab leher terasa sakit saat bangun tidur.
2. Pilih memory foam jika leher sering tegang
Memory foam pillow banyak dipilih karena mampu mengikuti bentuk kepala dan leher dengan lebih baik.
Material ini membantu menjaga posisi tidur tetap stabil sehingga tekanan pada leher dan pundak dapat berkurang. Bagi yang sering bangun dengan otot leher terasa tegang atau pundak kaku, jenis bantal ini bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman untuk digunakan sehari-hari.
3. Bantal bulu angsa untuk sensasi lebih lembut
Down pillow dikenal memiliki tekstur ringan dan lembut sehingga terasa nyaman dipeluk saat tidur.
Jenis bantal ini cocok bagi orang yang menyukai sensasi empuk dan fleksibel. Namun, penyangganya cenderung tidak sekuat memory foam, sehingga penting memilih ketebalan yang tetap mampu menopang leher dengan baik agar tidak memicu rasa pegal.
4. Hindari memilih bantal terlalu tinggi
Bantal yang terlalu tinggi memang kadang terasa nyaman saat pertama digunakan. Namun, posisi kepala yang terlalu menekuk justru bisa membuat otot leher bekerja lebih keras sepanjang malam.
Idealnya, posisi kepala dan tulang belakang tetap sejajar saat tidur. Karena itu, memilih bantal dengan tinggi yang sesuai jauh lebih penting dibanding hanya mempertimbangkan bentuk atau tampilannya saja.
5. Perhatikan bahan sarung dan sirkulasi udara
Selain isi bantal, bahan sarung juga memengaruhi kualitas tidur. Sarung bantal yang terasa panas atau kasar dapat membuat tidur menjadi kurang nyaman dan menyebabkan seseorang lebih sering mengubah posisi kepala sepanjang malam.
Bahan yang adem dan memiliki sirkulasi udara baik membantu tubuh lebih rileks sehingga kualitas tidur menjadi lebih optimal.
Memilih bantal yang tepat ternyata bukan hanya soal empuk atau mahal. Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda tergantung posisi tidur dan kondisi leher masing-masing. Dengan bantal yang sesuai, tubuh bisa beristirahat lebih maksimal dan terhindar dari rasa pegal saat bangun di pagi hari.***
Editor : Syafira
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































