Pemkab Bogor Musnahkan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu di Situ Citatah

ikan sapu-sapu
Bupati Bogor Rudy Susmanto (kemeja biru) ikut terjun langsung bersama tim gabungan yang terdiri dari pegiat lingkungan, komunitas perikanan, dan Forkopimda Kabupaten Bogor dalam operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Situ Citatah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (20/5/2026). Dalam operasi yang berlangsung kurang dari dua jam itu, tim berhasil menangkap lebih dari 200 kilogram ikan invasif tersebut. FOTO : TIMETODAY.ID/AMELIA AZIZAH.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat menangkap lebih dari 200 kilogram ikan sapu-sapu dari Situ Citatah, Kecamatan Cibinong, Rabu (20/5/2026). Operasi penangkapan yang berlangsung kurang dari dua jam itu melibatkan tim gabungan pegiat lingkungan, komunitas perikanan, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 sekaligus sebagai langkah pengendalian spesies invasif yang dinilai mengancam keseimbangan ekosistem perairan setempat.

Pegiat ikan, Arief, menyebut ikan sapu-sapu harus segera dikendalikan sebelum kerusakannya meluas.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026

“Sapu-sapu itu ikan invasif. Kalau dibiarkan, dia akan merusak ekosistem,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto yang ikut terjun langsung ke dalam air mengungkapkan, kondisi Situ Citatah saat ini sudah memprihatinkan. Selain dipenuhi ikan invasif, dasar situ mengalami sedimentasi tinggi disertai tumpukan sampah yang belum tertangani.

“Sedimentasi sudah cukup tinggi, sampah cukup banyak. Ini kewajiban dan tanggung jawab kita bersama untuk dibersihkan dan dirawat bersama-sama,” kata Rudy.

Rudy menambahkan, penanganan sedimentasi di kawasan situ berdampak langsung pada pengurangan risiko banjir di wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Era Digital, Pemkab Bogor Selenggarakan Pelatihan Literasi Digital dan AI

“Kalau sedimentasinya dapat diatasi, maka banjir tentunya pasti akan berkurang,” jelasnya.

Meski hasil tangkapan hari ini dinilai signifikan, Rudy mengakui satu kali operasi tidak cukup untuk memulihkan kondisi situ secara menyeluruh. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai stimulus agar warga turut aktif menjaga lingkungan perairan secara berkelanjutan.

“Menangkap ikan sapu-sapu hari ini tidak akan menuntaskan semuanya, tapi ini sebagai penyemangat. Warga masyarakat harus ikut menjaga bersama-sama,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel