Mandalika Festival of Speed 2026 Jadi Ajang Unjuk Karya Kreatif Anak Bangsa

Mandalika
Mandalika Festival of Speed 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026. Foto: dok. MaxDecal

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Ajang Mandalika Festival of Speed 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menghadirkan deru mesin dan persaingan di lintasan. Di balik mobil-mobil balap yang melesat, terselip cerita tentang kreativitas anak bangsa yang ikut unjuk gigi di panggung internasional.

Melalui ajang ini, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bersama Maxdecal menunjukkan komitmen untuk mempertemukan ekonomi kreatif, olahraga, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan dunia ekonomi kreatif memiliki ruang yang sangat luas, termasuk dalam industri stiker otomotif yang kini menjadi bagian penting dari dunia motorsport.

Advertisement

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif, olahraga, dan pariwisata dapat berjalan beriringan,” ujar Irene dalam keterangan resmi di Mandalika, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Hari Ini, Cek Rinciannya di Daerah Anda

Dalam gelaran tersebut, Maxdecal mendukung penuh Radical Time Attack 2026 melalui kolaborasi dengan ilustrator muda Erika Richardo dan J Owen. Karya visual mereka hadir pada mobil balap Radical SR1 XXR dengan livery bertajuk “Starla x Roar”.

Tak hanya itu, Maxdecal juga terlibat dalam Radical Combiphar Time Attack 2026, Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026, serta mendukung debut Sean Gelael bersama Ferrari 296 GT3 Evo di GT World Challenge Asia 2026.

Project Director dan R&D Maxdecal, Nofian Hendra, menjelaskan perusahaannya bukan sekadar penyedia stiker, melainkan media yang memungkinkan karya seni diterapkan secara presisi pada kendaraan balap.

“Hampir 99 persen bodi mobil Erika dibalut material Maxdecal APV80 dan super gloss VPF100,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling Kota Bogor, Jumat 13 Agustus 2024

Material tersebut dirancang untuk menghasilkan visual tajam, efek mengilap premium, serta perlindungan optimal terhadap panas mesin dan gesekan udara pada kecepatan tinggi. Teknologi permanent removable yang digunakan juga memungkinkan stiker dilepas tanpa merusak cat asli kendaraan.

Menurut Nofian, livery bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi representasi identitas kreatif sekaligus daya saing sebuah tim balap.

Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Moreno Soeprapto, serta Sean Gelael.

Kehadiran produk lokal di sirkuit kelas dunia seperti Mandalika menjadi bukti bahwa industri kreatif Indonesia semakin siap bersaing di tingkat global. Di tengah deru mesin dan aroma ban yang terbakar, karya anak bangsa ikut melaju kencang membawa nama Indonesia.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel