TIMETODAY.ID, BOGOR – Dua rukun warga (RW) di Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor, yakni RW 11 dan RW 7, dinyatakan rawan longsor karena lokasinya berdekatan dengan bantaran Sungai Cipakancilan. Warga di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.
Lurah Ciwaringin, Ade Suryana, mengatakan longsor paling anyar terjadi di RW 11 akibat hujan deras dan mengakibatkan sejumlah warga terdampak hingga harus direlokasi sementara.
“Wilayah tersebut berdekatan dengan bantaran sungai Cipakancilan,” ujar Ade, Senin (27/4/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Kelurahan Ciwaringin telah membentuk Keluarga Tanggap Bencana (KAKANA) yang bertugas merespons cepat setiap kejadian bencana di wilayah tersebut. Dalam dua bulan terakhir, satu kejadian longsor telah tercatat menimpa kelurahan ini.
Penanganan bencana melibatkan sejumlah instansi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung ke lokasi, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Sosial menyalurkan sembako bagi warga terdampak. Pihak kecamatan turut menyediakan terpal untuk kebutuhan darurat.
Aden menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna meminimalkan risiko bencana, khususnya di kawasan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai tersebut.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































